Pasar Modal Syariah
763 views

Tips Memilih Reksa Dana Syariah Saham

by on 21/06/2017
 

Reksa dana syariah saham memiliki potensi imbal hasil tinggi dalam jangka panjang.

Reksa dana syariah saham adalah salah satu produk reksa dana syariah yang selalu menjadi incaran investor. Gimana nggak? Reksa dana syariah saham memiliki potensi imbal hasil yang lebih tinggi dari jenis produk reksa dana syariah lainnya dalam jangka panjang.

Dengan potensi imbal hasil bisa mencapai hingga 20 persen per tahun tentu akan membuat para investor tergiur untuk berinvestasi di reksa dana syariah saham. Namun, dari sekian banyak produk reksa dana syariah saham yang tersedia di pasar bisa jadi akan membuat kamu bingung dalam memilih produk yang sesuai buat kamu.

Pilih reksa dana syariah saham yang ini atau yang itu, ya? Bagaimana cara milih reksa dana syariah saham yang oke? Pada dasarnya, jika kamu berinvestasi di reksa dana syariah saham, maka minimal 80 persen dari dana investasi kamu akan ditempatkan di instrumen saham syariah.

Sesuai karakteristik saham yang cenderung fluktuatif, instrumen reksa dana syariah saham pun punya risiko yang lebih tinggi dari reksa dana syariah lainnya. Tapi, risiko itu akan diimbangi dengan potensi imbal hasil yang lebih besar pula dalam jangka panjang.

Makanya, untuk investasi reksa dana syariah saham ini disarankan diatas 5 tahun atau 10 tahun. Jadi untuk kebutuhan dana pensiun, dana pendidikan kuliah anak sampai ke luar negeri atau tujuan keuangan lainnya yang rentang waktunya lebih dari 5 tahun bisa memilih reksa dana syariah saham.

Nah, di Indonesia ada dua jenis produk reksa dana syariah saham, yaitu reksa dana syariah saham yang sebagian besar alokasinya ditempatkan di pasar domestik dan reksa dana syariah berbasis efek luar negeri, yang minimal 55 persen dana kelolaan wajib diinvestasikan di saham luar negeri. Jadi pilih yang mana? Bagaimana pula memilih diantara sekian banyak produk reksa dana syariah saham yang ditawarkan manajer investasi?

Hal utama dalam memilih reksa dana syariah adalah dengan melihat dari konsistensi kinerja historis reksa dana syariah saham dalam jangka panjang. Reksa dana syariah saham yang oke adalah yang kinerjanya bisa menyamai atau lebih dari Indeks Harga Saham Gabungan dari waktu ke waktu dalam jangka panjang.

Kemudian, pertimbangkan kembali toleransi risiko yang bisa kamu ambil. Reksa dana syariah saham memang cocok bagi investor dengan profil risiko tinggi. Namun, untuk produk reksa dana syariah berbasis efek luar negeri punya profil risiko yang lebih tinggi daripada reksa dana syariah saham domestik, loh.

Pasalnya, reksa dana syariah berbasis efek luar negeri juga akan terpapar oleh risiko nilai tukar karena investasinya dilakukan menggunakan mata uang dolar AS. Pastikan kamu memahami lebih dulu struktur produk dan risikonya sebelum berinvestasi, ya.

Investasi di reksa dana syariah saham di pasar domestik pun bisa dimulai dari Rp 100 ribu saja, sedangkan untuk investasi awal di reksa dana syariah berbasis efek luar negeri minimal 10 ribu dolar AS atau nilai yang setara. Nah, pilihlah yang sesuai dengan tujuan investasi kamu, ya.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment