IKNB Syariah
463 views

Siapa Saja Asuransi Syariah yang Siap Spin Off?

by on 13/06/2017
 

Empat unit asuransi syariah dinyatakan siap spin off.

Karim Business Consulting telah menyusun indeks kesiapan spin off unit asuransi syariah di Indonesia. Setidaknya ada lebih dari 30 unit asuransi syariah di tanah air, namun baru ada sekitar empat unit asuransi syariah yang siap untuk berpisah dari induknya (spin off) dan enam unit asuransi syariah yang siap legal spin off.

Presiden Direktur Karim Business Consulting Adiwarman A Karim mengatakan, dari penghitungan indeks kesiapan spin off, untuk unit asuransi jiwa syariah hanya ada dua unit asuransi syariah yang siap spin off yaitu AIA dan Prudential. “Kami lihat AIA dengan aset Rp 7 triliun, maka menurut perhitungan kami kalau AIA saat ini spin off maka dia sudah siap. Unit asuransi syariah yang asetnya diatas Rp 5 triliun itu kami sebut ready to spin off,” jelasnya.

Unit asuransi syariah Prudential yang memiliki aset Rp 5,59 triliun pun dinyatakan siap untuk spin off karena mencatat return on asset (ROA) yang mencukupi yaitu sebesar 24,13 persen. Sedangkan, unit syariah BNI Life, Manulife, Allianz Life dan Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG dinyatakan belum siap spin off saat ini, tapi siap legal spin off.

“Kalau dipaksakan mereka bisa spin off, tapi bentuknya legal spin off, yaitu secara entitas hukum di satu grup perusahaan terdiri dari dua entitas, yaitu asuransi syariah dan konvensional tapi beroperasi sebagai satu perusahaan,” papar Adiwarman.

Menurut Adiwarman, skala ekonomi minimal untuk legal spin off adalah yang asetnya Rp 250 miliar. Jika aset unit asuransi syariah dibawah itu, maka tidak akan bisa menutupi biaya operasional. “Kalau dipaksa bisa, tapi gaji direksi maksimal Rp 30 juta. Kalau asetnya di bawah Rp 1 triliun juga akan sulit untuk memiliki struktur organisasi yang lengkap dan ini akan menyulitkan. Gaji direksi untuk asuransi syariah yang asetnya Rp 250 miliar-Rp 1 triliun itu maksimal Rp 50 juta dan direktur utama Rp 75 juta,” ungkapnya.

Di lain pihak, untuk unit syariah asuransi umum hanya ada satu unit yang dinyatakan siap spin off yaitu Asuransi Astra. Pada Desember 2016, unit syariah Astra Buana mencatat aset sebesar Rp 1,15 triliun, ROA sebesar 5,03 persen, dan RBC 37,58 persen. “Di asuransi umum hanya Asuransi Astra yang asetnya Rp 1,1 triliun yang ready to spin off,” cetus Adiwarman.

Sedangkan, unit asuransi syariah Adira dan Sinarmas dinyatakan belum siap spin off, tapi bisa legal spin off. Aset yang masih rendah membuat skala ekonomi perusahaan dinilai belum memadai untuk melakukan spin off murni. Di akhir 2016, unit syariah Adira tercatat memiliki aset sebesar Rp 716 miliar dan Sinarmas sebesar Rp 315 miliar.

Di sisi lain, unit syariah Asuransi Bangun Askrida dinilai siap untuk spin off pada semester II 2017. Pada Desember 2016. unit syariah Askrida mencatat aset Rp 240 miliar, atau telah mendekati skala ekonomis untuk spin off yaitu sebesar Rp 250 miliar, sehingga diperkirakan Askrida Syariah siap spin off tahun ini.

“Kami menjadi konsultan persiapan spin off unit syariah Askrida sejak 2016. Dalam perkembangannya, kami paham dengan persiapan yang telah dilakukan antara lain pertumbuhan aset dan kesiapan strategis, administratif dan operasional, jelaslah saat ini unit syariah Askrida telah siap untuk spin off di semester II 2017,” jelas Adiwarman.

Ia pun mengimbau agar jangan terlalu memaksa unit asuransi syariah untuk spin off saat ini. “Ini pesan penting ke ojk karena kalau OJK mendorong spin off padahal angka masih begini, kalau dipaksa spin off maka ia akan jadi perusahaan kecil dengan RBC kecil dan tidak bisa berkembang lebih lanjut,” tukasnya.

Indeks kesiapan spin off dihitung dari sejumlah aspek, diantaranya dari jumlah aset, tingkat kemampuan UUS menghasilkan laba yang diukur dengan ROA, dan tingkat kesehatan keuangan UUS yang diukur dengan RBC. Unit asuransi syariah yang memiliki aset kurang dari Rp 250 miliar masuk kategori Not Ready to Spin Off, aset Rp 250 miliar-Rp 1 triliun masuk kategori Not Ready to Spin Off, Ready to Legal Spin Off, sedangkan aset di atas Rp 1 triliun dinyatakan siap spin off.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment