Pasar Modal Syariah
913 views

Sayang Isteri? Berinvestasi Syariahlah!

by on 18/07/2016
 

Ketika semuanya bermula dari jalan Opak, Surabaya. Inilah mengapa Bahtiar H. Suhesta menang lomba blog investasi syariah.

Saya suka artikel yang memiliki tegangan sejak awal. Memancing ingin tahu, artinya membuat orang ingin membaca. Ada apa dengan Jalan Opak di Surabaya? Di mana pula Jalan Opak itu?

Sebagai penulis, saya memahami proses kreatif bisa datang kapan saja, atau tepatnya bisa terpicu oleh apa saja. Yang penting, kita me-’rasa’.  ‘Rasa’ yang seperti pencerapan indera akan sebuah makna. Ketika ditantang menarasikan impian, proses kreatif dapat dimulai dari me-’rasa’ itu. Mengingat kembali, apa yang sebenarnya ingin dicapai dalam 10 tahun ke depan.

Pak Bahtiar begitu saya biasa menyapa Bahtiar H. Suhesta, menghidupkan impiannya dalam narasi. Impian yang memiliki musabab. Fisik Isterinya yang turun, pasca melahirkan anak lelaki keduanya pada 2011. Sudah lama, ya, tapi bagus masih diingat, karena mungkin sangat berkesan.

Menariknya, anak Pak Bahtiar ini sudah sembilan (9), hampir menyaingi Gen Halilintar yang berkesebelasan. Jadi, jika di anak kedua, kelelahan, bagaimana di anak-anak berikutnya?

Mimpi itu sederhana, agar kelelahan Isterinya tidak dirasakan isteri-isteri lain. Mimpi ini memiliki nilai sosial, bukan semata ingin beli rumah, mobil, atau wisata ke Eropa. Mimpinya itu dioptimalkan bermanfaat. Ya, mulai dari bermimpi saja, sebaiknya bermanfaat.

****

Membaca artikel berjudul Impian Kami #10TahunLagi: Membangun “An-Nabwah Mom & Baby Care” seperti mendengar curhat seorang suami tentang betapa sayangnya ia pada Isterinya.  Seperti memberi gambaran masa depan bagi Kamu yang jomblo, sekaligus menasehati bagi pada suami.

Semua dimulai dengan tujuan. Jika belum jelas tujuannya, apa impianmu #10 TahunLagi? Click To Tweet

Mengisahkan impian 10 tahun lagi adalah kriteria unsur tulisan yang utama. Layaknya dalam perencanaan keuangan, semua dimulai dengan menetapkan tujuan. Jika tujuan belum jelas, ditanyalah, apa impianmu 10 tahun lagi? Nah, baru deh jawaban itu mengalir. Mau ini, mau itu, dan sebagainya.

Jenis wacana naratif memang lebih disukai. Artikel ini piawai mengisahkan mimpi, musabab, dan bagaimana mewujudkannya. Bahkan alternatif cara mewujudkan dipaparkan, model kerjasama  dengan investor atau berinvestasi sendiri.

Struktur wacana yang baik dapat dilihat dari logika cerita. Mudahnya kita menyebutnya runtut. Jika begini, ya begitu, kalau begini ya begitu, lalu begitu. Dari isteri yang kelelahan pasca melahirkan anak kedua, tumbuh mimpi, dicarilah cara mewujudkannya, ada beberapa alternatif, pilihan cara pun jatuh ke investasi syariah.

****

bahtiar

Menjadi cukup masuk akal jika berpijak pada kondisi saat ini, yaitu penghasilan yang dimiliki, sekitar Rp 10 Juta/ bulan. Dari sana, diambil bagian investasinya yang moderat.  Sedikit peserta yang menggunakan simulasi investasi di artikelnya. Pak Bahtiar salah satu yang membuat ilustrasinya. Sehingga, mimpi sekali lagi menjadi makin terukur. Meskipun, karena inflasi, perhitungan biaya membangun klinik sebesar Rp600 jutaan di saat ini, belum tentu segitu juga di 10 tahun lagi.

Setidaknya, semacam rencana bisnis telah dibuat, dengan itung-itungan hampir detail.

Maka, hampir di semua kriteria penilaian, artikel ini mendapat nilai di atas 7, sehingga tak heran jika kumulatifnya adalah 150.

Sulit untuk mengakui, sebenarnya saya berharap bloger lain yang menang, karena Pak Bahtiar pernah menang juga di lomba blog yang kami kelola. Namun Pak Bahtiar memang jago, nilainya tertinggi sehingga, ya menang deh.

Selamat Pak!

Details
 
comments
 
Leave a reply »

 
  • Bahtiar H. Suhesta
    18/07/2016 at 16:26

    Mas Aji,

    Bukan anak saya kedua Mas, tp anak LAKI-LAKI saya kedua. Urutannya sih anak saya ke-7 hehehe. P-P-P-L-P-P-L-P-P.

    Mohon maaf jika ikutan lomba ini. Niatnya sih ikut meramaikan aja. 😀 itung2 memvisualkan salah satu mimpi saya. Tahu nggak, pas isteri baca itu tulisan, matanya tiba2 mendung, lalu gerimis pun turun (hujan kali?). Dia bilang, “Nanti aja bacanya. Ada orangnya.” Maksudnya malu baca pas ada saya. Hehehe.

    Semoga Allah kabulkan mimpi itu lbh cepat. Tadi pagi ada lembaga sosial yg mengajak kerjasama mewujudkan Mom n Baby Care itu. Subhanallah. Alhamdulillah.

    Makasih pada dewan juri yg tlah memilih artikel saya. Smg manfaat dan berkah.


    • Ibrahim Aji
      18/07/2016 at 16:36

      Ok Pak, diperbaiki, maaf, abis sayanya bingung, anaknya banyak sih ya..tapi mantaplah. Gerimis mengundang maksudnya? Sukses ya Pak, kami ikut mendoakan. Boleh Pak diinfokan ke saya via email untuk rekeningnya yg aktif. Untuk penyerahan hadiah (seremoni) blm ada petunjuk dari OJK-nya nih…namun utk trsf insyallah secepatnya setelah proses administrasinya selesai di kaminya. Jazakallah..:D


You must log in to post a comment