Knowledge Base
369 views 0 comments

Reksa Dana Syariah Itu Apa, Sih?

by on 02/06/2017
 

Reksa dana syariah memberikan potensi imbal hasil lebih tinggi dari produk perbankan.

Kamu mau investasi, tapi sudah bosan dengan produk keuangan seperti deposito dan tabungan yang imbal hasilnya segitu-gitu aja? Mau investasi yang aman sekaligus memiliki potensi imbal hasil yang lebih tinggi daripada produk perbankan? Ada loh produk investasi sesuai syariah yang bisa memberikan itu semua, namanya reksa dana syariah.

Apa sih reksa dana syariah itu? Kok namanya terdengar agak aneh ya. Produk seperti apakah reksa dana syariah ini? Reksa dana syariah mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat umum. Kini saatnya kamu mengenal lebih jauh soal produk investasi syariah satu ini. Yuk, simak penjelasannya!

Reksa dana syariah merupakan suatu wadah investasi kolektif yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Selanjutnya dana investor tersebut akan diinvestasikan ke dalam portofolio efek sesuai syariah oleh manajer investasi.

Jadi dengan berinvestasi di reksa dana syariah, kamu nggak usah bingung mengelola dana investasi karena sudah ada manajer investasi yang akan mengelola portofolio investasi kamu. Dana investasi dari investor itu pun akan diinvestasikan ke berbagai efek syariah seperti saham syariah, sukuk, deposito syariah, atau instrumen syariah lainnya.

Dengan membeli reksa dana syariah, kamu bisa berinvestasi di berbagai produk investasi syariah secara sekaligus. Kebijakan portofolio investasi akan disesuaikan dengan jenis reksa dana syariah seperti reksa dana saham syariah, reksa dana campuran syariah, reksa dana pendapatan tetap syariah, reksa dana pasar uang syariah, dan lainnya.

Misalnya, ketika kamu membeli reksa dana saham syariah, maka kamu bisa berinvestasi setidaknya di 10 saham syariah yang telah dipilih oleh manajer investasi, sehingga risiko investasi akan tersebar. Atau, jika kamu memilih reksa dana campuran syariah, maka kamu bisa sekaligus berinvestasi di pasar modalĀ  syariah dan deposito syariah atau sukuk, loh. Asyik kan?

Nanti ketika sudah dapat hasil investasinya, manajer investasi akan membagikan kepada investor sesuai dengan porsi investasinya setelah dipotong oleh biaya pengelolaan manajer investasi. Biaya pengelolaan manajer investasi ini biasanya nggak besar, kok. Rata-rata manajer investasi mengenakan biaya pengelolaan maksimal hanya 2 persen per tahun dari dana investasi kita. Bahkan, ada yang lebih rendah dari itu.

Jadi, bisa dibilang investasi di reksa dana syariah itu praktis karena bisa berinvestasi di banyak instrumen syariah, nggak usah pusing milih-milih instrumen investasi karena sudah ada manajer investasi yang mengelolanya, dan terjangkau karena biayanya rendah dan investasinya juga bisa dimulai dari Rp 100 ribu saja, loh.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, segera investasi di reksa dana syariah!

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment