Pasar Modal Syariah
746 views

Realisasi Penerbitan SBSN Capai 40 Persen

by on 08/03/2016
 

Pemerintah menetapkan target penerbitan SBSN di tahun ini sekira Rp 130 triliun.

Hingga 7 Maret 2016 realisasi penerbitan surat berharga syariah negara (SBSN) tercatat sebesar Rp 20,88 triliun, atau sekira 16 persen dari target penerbitan di tahun ini. Realisasi penerbitan tersebut belum termasuk sukuk ritel SR-008, yang mencatat penghimpunan dana hingga Rp 31,5 triliun. Dengan penerbitan sukuk ritel SR-008 itu, maka total SBSN mencapai Rp 52,38 triliun atau sekira 40 persen dari target penerbitan SBSN di tahun ini.

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan, untuk memenuhi target penerbitan SBSN di tahun ini, pihaknya akan terus menerbitkan sukuk, baik domestik maupun valas. “Untuk sukuk domestik kami masih ada lelang 19 kali lagi di tahun ini dan akan ada sukuk tabungan. Sementara, untuk sukuk valas dipenuhi melalui Sukuk Nasional Indonesia (sukuk global),” paparnya saat ditemui kemarin, Senin (7/3).

[bctt tweet=”#SukukRitel SR008 menghimpun dana hingga Rp 31,5 T”]

Selain memenuhi target penerbitan melalui metode lelang, pihaknya pun terbuka kepada institusi yang ingin berinvestasi di SBSN dengan metode private placement. “Untuk private placement jumlah penerbitannya sesuai pesanan investor dan kami tinggal menyesuaikan dengan investor,” jelas Suminto.

Suminto menuturkan untuk private placement ini biasanya investasi ditempatkan di project based sukuk (PBS) dengan akad ijarah asset to be leased, yang underlying asset-nya adalah proyek-proyek negara. Penerbitan sukuk dengan metode private placement teranyar di tahun ini adalah yang dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan pada 19 Februari 2016 senilai Rp 1,5 triliun. SBSN yang diterbitkan adalah sukuk seri PBS-010.

[bctt tweet=”Total SBSN mencapai Rp 52,38 T atau sekira 40% dari target penerbitan SBSN, 2016″]

Ia menegaskan masing-masing jenis sukuk memiliki porsi yang fleksibel untuk memenuhi target penerbitan SBSN di tahun ini. “Seri SBSN yang ada saling melengkapi satu sama lain,” kata Suminto. Di tahun ini pemerintah berencana menerbitkan sukuk global di semester I dan sukuk tabungan pada kuartal III.

Details
 
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment