IKNB Syariah
68 views

PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk Asuransi syariah Pertama Yang Go Public

by on 18/12/2017
 

PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham JMAS.

Perusahaan yang dimiliki Koperasi Simpan Pinjam Jasa (Kospin Jasa)  dan sejumlah pengusaha nasional ini pada penawaran umum perdana saham (IPO), perusahaaan dengan kode emiten JMAS ini melepas 400 juta saham atau setara dengan 40% modal disetor setelah IPO.sebanyak 400 juta lembar saham dengan  harga Rp140 per saham.

PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk atau JMA Syariah hari mencatatkan saham perdana. JMA Syariah menjadi perusahaan asuransi jiwa syariah pertama yang go public.

Pada pencatatan perdananya, saham JMAS  langsung melesat jauh naik 70% ke posisi Rp238 per saham, atau naik 98 poin per saham. Saham JMAS ditransaksikan sebanyak 18 kali dengan volume sebanyak 630 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp14,99 juta.

Direktur Utama JMAS Ibrahim menyebutkan, “PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk tercatat sebagai perusahaan asuransi syariah pertama yang melantai di bursa efek Indonesia dan menjadi perusahaan ke-34 yang listing di BEI tahun 2017 ini dengan skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Hal ini merupakan penawaran umum saham asuransi syariah pertama di Indonesia,Perseroan adalah emiten ke-34 yang melantai di BEI tahun ini dengan kode emiten JMAS.”

Pencatatan saham perdana dilakukan hari ini, Senin (18/12/2017) di BEI, Jakarta. Dengan demikian, JMAS adalah emiten ke-564 yang melantai di BEI.

JMAS mencatatkan sebanyak 1.000.000.000 saham pada penawaran ini. Saham JMAS yang ditawarkan kepada publik mencapai 400.000.000.

Direktur Utama JMAS Ibrahim menjelaskan “JMAS berharap dari penawaran perdana tersebut, perusahaan bisa meraup dana segar senilai lebih dari Rp56 milyar dengan Kapitalisasi pasar dipatok sebesar Rp 140 miliar.Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan sebagai modal kerja perseroan dan digunakan untuk penempatan instrumen surat berharga yang kurang dari satu tahun,” di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Sementara itu Direktur Penilaian Perusahaaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, dengan pencatatan JMAS sebagai asuransi syariah pertama, dia berharap hal tersebut dapat mendorong Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk menjadi perusahaan terbuka.

“Seperti yang selalu kita sampaikan tidak perlu menunggu besar untuk IPO tapi dengan IPO maka perusahaan jadi besar,” ujarnya di Gedung BEI, Senin (18/12/2017).

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Jasa Utama Capital Sekuritas. Sementara itu, yang bertindak sebagai administrasi sekuritas adalah PT Sharestar Indonesia.

Pencatatan saham JMAS ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga. JMA Syariah adalah perusahaan asuransi jiwa syariah yang didirikan oleh KOSPIN JASA dan insan-insan pelaku ekonomi Koperasi Indonesia. JMA Syariah telah menerima izin operasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada September 2015.

Hingga 30 Juni 2017, total aset JMAS tercatat sebesar Rp 96,33 miliar. Capaian tersebut meningkat dibandingkan pada 30 Desember 2016 yang tercatat sebesar Rp 70,82 miliar.

Details
 
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment