Pasar Modal Syariah
440 views

Pemerintah Terbitkan Sukuk Rp 4,25 Triliun

by on 21/09/2016
 

Penerbitan dilakukan melalui lelang dan private placement.

Pemerintah kembali menerbitkan sukuk kemarin, Selasa (20/9). Selain melalui mekanisme lelang reguler yang dilakukan saban dua minggu sekali, kali ini penerbitan sukuk juga dilakukan melalui metode private placement. Secara total pemerintah menghimpun dana hingga Rp 4,25 triliun.

Lewat mekanisme lelang, pemerintah menyerap dana sebesar Rp 4 triliun dari total penawaran yang masuk sebanyak Rp 9,9 triliun. Ada lima seri sukuk yang dilelang yaitu SPNS21032017, PBS009, PBS006, PBS011, dan PBS012. Seri sukuk yang mendapat penawaran paling besar adalah sukuk seri SPNS21032017 sejumlah Rp 2 triliun, dengan yield tertinggi 7 persen dan yield terendah 5,8125 persen.

Sementara, jumlah penawaran yang masuk untuk seri PBS009 sebanyak Rp 4,426 triliun dengan yield tertinggi 6,81250 persen dan yield terendah 6,375 persen. Sedangkan, penawaran yang masuk untuk PBS006 sebesar Rp 1,46 triliun dengan yield tertinggi 6,96875 persen dan yield terendah 6,625 persen.

Selain itu, penawaran yang masuk PBS011 tercatat sebesar Rp 1,05 triliun dengan yield tertinggi 8,15625 persen dan yield terendah 7 persen. Sementara, penawaran PBS012 mencapai Rp 941 miliar dengan yield tertinggi 7,78125 persen dan yield terendah 7,5 persen.

Dari penawaran yang masuk, pemerintah menyerap dana dari lima seri sukuk. SPNS21032017 diserap sebanyak Rp 1 triliun dengan tingkat imbalan diskonto, PBS009 sebesar Rp 690 miliar dengan imbalan 7,75 persen, PBS006 sebesar Rp 920 miliar dengan imbalan 8,25 persen, PBS011 sebesar Rp 990 miliar dengan imbalan 8,75 persen, dan PBS012 sebanyak Rp 400 miliar dengan imbalan 8,875 persen.

Selain melalui lelang, di hari yang sama, pemerintah juga melakukan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan cara Private Placement. SBSN yang diterbitkan merupakan seri PBS-010 dengan status dapat diperdagangkan (tradable) dengan jumlah nominal sebesar Rp 250 miliar.

Imbalan per tahun yang ditetapkan untuk PBS-010 sebesar 8,625 persen (fixed). Pembayaran kupon pertama akan dilakukan pada 25 Januari 2017 dan selanjutnya pembayaran kupon akan dilaksanakan setiap 25 Januari dan 25 Juli. Sukuk berakad Ijarah Asset to be Leased ini akan jatuh tempo pada 25 Januari 2019.

Details
 
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment