Pasar Modal Syariah
309 views

OJK Dorong Bank dan IKNB Syariah Listing di Bursa

by on 03/07/2017
 

Lembaga keuangan syariah yang tercatat di bursa masih minim.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan syariah dan industri keuangan non bank (IKNB) syariah untuk melakukan IPO (initial public offering/penawaran umum perdana).  Langkah itu dinilai dapat mengatasi isu keterbatasan permodalan di bank syariah dan IKNB syariah, serta minimnya suplai efek syariah di bursa.

Sampai akhir 2016, terdapat 55 sukuk korporasi yang beredar yang diterbitkan oleh 19 emiten. Dari 19 emiten tersebut, hanya 3 emiten yang merupakan bank umum syariah (BUS). Sementara, hanya satu BUS yang melakukan IPO saham, yaitu Bank Panin Syariah.

OJK mendorong Perbankan syariah dan IKNB Syariah untuk melakukan IPO di pasar modal #IKNBSyariah Click To Tweet

Oleh karena itu, OJK mendorong perbankan syariah dan IKNB Syariah untuk melakukan IPO di pasar modal melalui penerbitan saham maupun sukuk. Melalui penawaran saham ke publik, baik kepada investor individu maupun institusi, bank syariah dapat meningkatkan permodalannya.

Sementara, isu yang dihadapi IKNB syariah adalah masih banyaknya jumlah unit syariah dibandingkan perusahaan yang full syariah. Secara umum, perkembangan IKNB syariah juga masih di tahap awal, sehingga prosedur atau syarat IPO termasuk biaya-biaya penawaran umum dinilai masih belum sesuai dengan kondisi IKNB syariah di Indonesia.

Berdasarkan hal tersebut, OJK pun akan mengambil sejumlah langkah demi mendorong bank dan IKNB syariah IPO di bursa. Sebagaimana termuat dalam Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah Indonesia 2017-2019 yang disusun OJK, berikut tiga langkah yang dapat diambil OJK:

a. Meningkatkan sosialisasi kepada bank dan IKNB syariah mengenai IPO

Program ini bertujuan memberikan gambaran secara jelas bagi bank dan IKNB Syariah mengenai penawaran umum. Materinya meliputi persyaratan dan dokumen yang harus dipenuhi, serta langkah-langkah yang harus diambil sebelum, saat dan setelah penawaran umum.

b. Melakukan survei dan coaching kepada perbankan syariah dan IKNB Syariah mengenai IPO

Langkah ini dilakukan untuk mengetahui bank dan IKNB syariah yang bermaksud untuk melakukan penawaran umum, sehingga dapat dilakukan pendampingan dalam proses penawaran umum.

c. Melakukan kajian implementasi kebijakan terkait divestasi modal ventura syariah

Salah satu kegiatan perusahaan modal ventura syariah adalah melakukan penyertaan saham dan pembelian sukuk yang diterbitkan pasangan usaha. Kepemilikan saham inipun memiliki jangka waktu, yaitu maksimal 20 tahun. Setelah itu, modal ventura syariah harus melakukan divestasi diantaranya melalui mekanisme penawaran umum melalui pasar modal.

Namun, mekanisme divestasi ini dinilai kurang efektif karena sebagian besar pasangan usaha modal ventura syariah adalah pelaku UMKM. Oleh karena itu, perlu kajian mengenai kemungkinan adanya papan sekunder bagi pelaku UMKM, yang bisa menjadi alternatif pendanaan bagi UMKM dan salah satu pilihan divestasi bagi modal ventura syariah.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment