Pasar Modal Syariah
600 views

Novika: Saya Tertarik Investasi Reksa Dana Syariah

by on 15/02/2016
 

Untuk wujudkan mimpi miliki rumah idaman, Novika Indrawanti  jatuh hati pada reksa dana syariah.

Novika Indrawanti

Novika Indrawanti

Novika Indrawanti mengaku selama ini memilih berinvestasi yang lebih nyaman, dengan menabung di bank konvensional. Walau keuntungan yang didapat relatif lebih kecil, tapi risiko kehilangan uang juga relatif kecil. Ya karena uang yang ia simpan di bank dijamin oleh pemerintah.

Namun, kata Novika,  setelah mendengar informasi teman tentang manfaat investasi di reksa dana syariah itu sangat bagus untuk masa depan. Terlebih lagi setelah ia diajak mengikuti training perencanaan keuangan, dengan dikenalkannya jenis investasi reksa dana syariah.

Dalam training itu banyak istilah syariah  yang dia pahami, seperti apa reksa dana syariah itu, apa saja produk dan jenisnya, siapa itu manager investasi, siapa bank kustodian,  bagaimana portofolio dan prospektusnya sesuai prinsip Islam.

“Saya mulai tertarik untuk investasi reksa dana syariah. Setelah dibandingkan dengan tabungan, investasi di reksa dana syariah lebih menguntungkan terutama untuk kebutuhan jangka panjang,” kata Novika kepada MySharing, saat dihubungi Senin (15/2).

Seperti lanjut dia, dana pensiun, dana untuk beli rumah, mobil dan modal usaha bisa diwujudkan.” Saya kan ingin beli rumah, dan bermimpi jadi pengusaha. Karena kan tidak mungkin kerja terus. Insya Allah saya akan segera investasi di reksa dana syariah untuk wujudkan mimpi itu,” tukas wanita lulusan Managemen Komunikasi dari Perguruan Tinggi Swasta Jakarta ini.

Novika berencana akan membeli investasi reksa dana lewat Bank tempat ia menabung. Menurutnya, bank tersebut melalui agen penjualan menawarkan produk investasi reksa dana syariah dengan minimum pembelian yang terjangkau sesuai dengan tujuan keuangannya.

Novika: Insya Allah saya akan segera investasi di reksa dana syariah untuk wujudkan mimpi @vhee_novhee Click To Tweet

Auto invest-nya sangat terjangkau, bisa dimulai dari Rp 100.000, hingga tak terkira sesuai keuangan. Saya sih mu coba Rp 250 ribu perbulan dulu, nanti kalau ada rejeki kan bisa top up,” pungkas karyawan swasta ini.

Details
 
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment