Knowledge Base
104 views 0 comments

Mengenal Dua Akad di Reksa Dana Syariah

by on 16/06/2017
 

Akad yang digunakan adalah akad wakalah dan mudharabah.

Dalam setiap transaksi keuangan syariah selalu ada akad yang menyertai. Begitu pula saat kamu berinvestasi di reksa dana syariah. Dalam mekanisme operasional reksa dana syariah setidaknya ada dua akad yang dipakai dalam berinvestasi di instrumen reksa dana syariah.

Sebagaimana termuat dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 20 Tahun 2001, akad pertama yang dipakai adalah akad wakalah. Akad ini digunakan untuk transaksi antara investor dengan manajer investasi. Dengan akad ini, manajer investasi berlaku sebagai wakil dari investor untuk melaksanakan investasi demi kepentingan investor. Dengan akad wakalah, manajer investasi punya kewajiban untuk mengelola dana investor.

Akad lainnya yang dipakai di reksa dana syariah adalah mudharabah yang berbasis bagi hasil. Akad ini berlaku ketika manajer investasi menempatkan dana investasi milik investor ke suatu instrumen keuangan syariah, seperti deposito syariah, sukuk, saham syariah maupun produk keuangan syariah lainnya.

Akad mudharabah adalah suatu akad dimana seseorang memberikan hartanya kepada orang lain untuk dikelola dengan ketentuan bahwa keuntungan yang diperoleh dari hasil pengelolaan dibagi antara kedua pihak sesuai dengan kesepakatan. Sedangkan, jika terjadi kerugian ditanggung oleh investor sepanjang tidak ada kelalaian.

Dari penempatan investasi tersebut, investor yang diwakili oleh manajer investasi akan memeroleh pembagian keuntungan berdasar porsi yang telah disepakati. Investor berhak atas pembagian bagi hasil ini selama ia masih memiliki unit penyertaan reksa dana syariah.

Di sisi lain, tidak ada jaminan atas hasil investasi tertentu kepada investor. Risiko pun tetap ditanggung oleh investor sebesar dana investasi yang ditempatkannya. Sementara, manajer investasi sebagai wakil dari investor tidak menanggung resiko kerugian atas investasi yang dilakukannya sepanjang bukan karena kelalaiannya.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment