Pasar Modal Syariah
14036 views

Memilih Reksa Dana Syariah Terbaik Bagi Pemula

by on 10/05/2016
 

Reksa dana syariah bisa menjadi pilihan investasi bagi investor pemula, karena lebih aman dan menjanjikan return yang cukup bagus.

Koordinator Media Sosial Indopremier Securities Riri Sulinantri mengatakan, investasi berbasis syariah semakin diminati oleh masyarakat seiring  kesadaran mereka akan pentingnya  instrumen investasi yang halal. Jika sebelumnya masyarakat hanya mengenal investasi berbasis syariah itu emas, kini investasi reksa dana syariah menjadi pilihan mereka dalam  perencanaan keuangan masa depan.

”Reksa dana syariah bisa menjadi pilihan investasi bagi masyarakat luas, generasi muda dan pemula. Karena instrumen ini  lebih aman dan menjanjikan return yang cukup bagus,” kata Riri saat ditemui AkuCintaKeuanganSyariah di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Riri menyakini sebagian masyarakat sudah mendapat informasi tentang investasi reksa dana. Namun   bagi calon investor pemula yang tertarik tidak segera melakukan investasi, banyak juga yang belum paham  bagaimana cara memulainya, syarat dan prosedur pembelian dan penjualannya, bahkan tidak mengerti bagaimana menghitung hasil investasinya.

Memulai investasi reksa dana. Riri menjelaskan, pilihlah reksa dana syariah yang sesuai dengan profil risiko. Seperti  agresif, konvensional, konservatif dan moderat.  Jadi, harus pahami betul bahwa  seperti investasi lainnya, investasi reksa dana juga mengandung peluang risiko. ”Kalau yang buat jantungan nggak bisa tidur, takut simpan uang di saham. Ya di reksa dana pasar uang. Tapi yang agresif berani ambil risiko, ya investasi di reksa dana saham atau saham langsung,” papar Riri.

Selain itu, lanjut dia, dalam berinvestasi janganlah serakah, pakailah uang yang memang kita miliki. Jangan memakai uang sekolah anak atau uang belanja apalagi dengan meminjam. Dana yang harus diinvestasikan di reksa dana adalah uang yang sudah disisihkan.

”Sisihkan 10-20 persen dari penghasilan atau gaji untuk diinvestasikan setiap bulannya. Lakukan dengan cara auto debet dari rekening, harus rutin. Karena kalau kita tidak melakukannya secara rutin dan disiplin, tentunya tujuan yang ingin kita capai tidak akan terealisasi,” ungkap Riri.

Reksa dana, lanjut dia, bisa dibeli langsung dari lembaga yang mengelola dan menerbitkan produk instrumen pasar modal ini, yakni manager investasi (MUI). Keuntungan membeli langsung melalui MI biasanya jumlah investasi yang lebih terjangkau dan biaya yang lebih rendah. Atau bisa juga membeli  secara online  melalui IPOT Fund.

Lewat IPOT Fund ini, investor dapat memperoleh informasi yang terintegrasi mengenai beragam produk reksa dana syariah. ”Ada 28 manager investasi yang menjual produk reksa dana melalui IPOT Fund, dan sekitar 130 produk reksa dana yang dijual. Yang tercatat ada 20 reksa dana syariah,” kata Riri.

Sisihkan 10-20% dari gaji untuk investasi setiap bulannya Click To Tweet

Melalui platform IPOT Fund, lanjut dia,  investor bisa membeli, menjual dan melakukan pengalihan investasi di reksa dana sekaligus. Di platform ini   jual beli reksa dana itu free, sementara kalau di manajer investasi biasanya ada yang mengenakan biaya. Ada tiga jenis reksa dana syariah yang dijual di IPOT Fund, yaitu reksa dana saham syariah, reksa dana campuran syariah dan reksa dana pendapatan tetap syarih.

Selain itu, investor juga dapat membeli reksa dana melalui bank yang memiliki izin sebagai Agen Penjual Reksa dana (APERD). Investor pemula bisa investasi reksa dana syariah dengan minimal pembelian sebesar Rp 100 ribu- Rp 250 ribu.

Details
 
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment