IKNB Syariah
343 views

Kontribusi (Premi) Industri Asuransi Syariah Meningkat 83% Sepanjang 2016

by on 09/06/2017
 

Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) dalam malam penganugerahan Insurance Awards 2017 memaparkan mengenai kinerja industri asuransi syariah di tahun 2016 lalu. LRMA melakukan kajian terhadap 11 perusahaan asuransi dan reasuransi syariah full fledged.

Menurut Pemimpin Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) Mucharor Djalil, di sela-sela acara Insurance Award 2017 di Hotel Le Meridien-Jakarta, (7/6/2017), kontribusi (premi) bruto dari industri asuransi syariah ini meningkat signifikan, yaitu sebesar 83%, dari Rp677,06 miliar pada tahun 2015 menjadi Rp1,24 triliun di tahun 2016.

Namun, di samping itu klaim bruto juga mengalami kenaikan yang lebih tinggi lagi yaitu 151%, dari Rp281,96 miliar menjadi Rp707,37miliar di tahun 2016.

Agaknya faktor ini menyebabkan surplus dana tabarru industri asuransi ini menurun sekitar 10%, dari Rp109,38 miliar di tahun 2015 menjadi Rp98,47 miliar di tahun 2016.

Walaupun demikian, kelebihan kekayaan dana qardh tetap menunjukkan kenaikan yang signifikan, yaitu sebesar 158% dari Rp239,89 miliar di tahun 2015 menjadi Rp 619,90 di tahun 2016.

“Dari sisi aset, kinerja industri asuransi syariah juga boleh dibilang cukup menggembirakan. Pada tahun 2016 terjadi kenaikan aset di industri ini sebesar 45 persen, dari Rp2,17 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp3,14 triliun di tahun setelahnya (2016),” tambah Mucharor Djalil.

Pertumbuhan lainnya juga terjadi pada ekuitas sebesar 71 persen, dari Rp594,54 miliar pada tahun 2015 menjadi Rp1,01 triliun di tahun 2016.

Begitu juga dengan nilai investasi, terjadi peningkatan sebesar 55 persen, dari Rp1,56 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp2,43 triliun di tahun 2016.

“Menarik juga untuk diperhatikan, sebuah peningkatan yang sangat fantastis terjadi pada laba dana perusahaan yang tercatat tumbuh sebesar 599 persen. Pada tahun 2015 laba dana perusahaan hanya tercatat sebesar Rp3,82 miliar, pada tahun 2016 meloncat tinggi hingga menjadi Rp26,73 miliar,” demikian tutup Mucharor Djalil, Pemimpin LRMA.

 

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment