Pasar Modal Syariah
920 views

Kenali 10 Jenis Reksa Dana Syariah, Yuk!

by on 05/06/2017
 

Industri reksa dana syariah punya produk yang unik, loh.

Setelah tahu seperti apa instrumen reksa dana syariah di Reksa Dana Syariah Itu Apa, Sih?, saatnya kamu mengetahui berbagai jenis reksa dana syariah yang ada di pasar. Ternyata, reksa dana syariah itu ada banyak jenisnya loh. Nggak kalah dari reksa dana konvensional.

Industri reksa dana syariah punya produk yang unik, loh #AkuCintaKeuanganSyariah Click To Tweet

Malah, ada dua jenis reksa dana yang hanya bisa diinvestasikan sesuai prinsip syariah, yaitu reksa dana berbasis sukuk dan reksa dana berbasis efek syariah luar negeri. Industri reksa dana konvensional nggak punya produk itu, loh. Lalu, apa saja jenis reksa dana syariah yang ada di Indonesia?

1. Reksa Dana Syariah Pasar Uang
Reksa dana ini hanya melakukan investasi pada instrumen pasar uang syariah dalam negeri dan/atau efek syariah berpendapatan tetap yang diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih dari satu tahun. Reksa dana ini diinvestasikan di instrumen keuangan seperti deposito syariah atau Sertifikat Bank Indonesia Syariah. Reksa dana ini cocok untuk investor pemula karena risikonya rendah.

2. Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap
Reksa dana yang melakukan investasi paling sedikit 80 persen dari Nilai Aktiva Bersih dalam bentuk efek syariah berpendapatan tetap, seperti deposito syariah atau sukuk. Jenis reksa dana ini risikonya agak sedikit lebih tinggi dari reksa dana syariah pasar uang, namun tetap masuk dalam reksa dana dengan risiko rendah sehingga masih sesuai bagi investor pemula.

3. Reksa Dana Syariah Saham
Reksa dana syariah saham melakukan investasi paling sedikit 80 persen dari Nilai Aktiva Bersih dalam bentuk efek syariah bersifat ekuitas (saham). Karena diinvestasikan di saham syariah, maka berpotensi memberikan imbal hasil tinggi dalam jangka panjang.

4. Reksa Dana Syariah Campuran
Reksa dana ini melakukan investasi pada efek syariah bersifat ekuitas, efek syariah berpendapatan tetap, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing tidak melebihi 79 persen dari Nilai Aktiva Bersih. Di dalam portofolio reksa dana ini juga wajib terdapat efek syariah bersifat ekuitas dan efek syariah berpendapatan tetap. Reksa dana syariah campuran sesuai bagi investor yang profil risikonya moderat.

5. Reksa Dana Syariah Terproteksi

Kebijakan investasi di reksa dana ini minimum 80 persen pada instrumen efek syariah berpendapatan tetap, seperti sukuk. Reksa dana syariah proteksi memberikan jaminan pada nilai pokok yang diberikan oleh investor sampai dengan jatuh tempo investasi. Reksa dana syariah ini memang memiliki jangka waktu investasi agar nilai pokok dana investor tetap terproteksi. Selain itu, reksa dana syariah terproteksi juga memiliki jangka waktu penawaran. Jika masa penawaran sudah selesai, maka investor sudah tidak bisa lagi membeli produk tersebut.

6. Reksa Dana Syariah Indeks

Reksa dana yang melakukan investasi pada portofolio efek di suatu indeks syariah tertentu yang menjadi acuannya. Investasi pada efek syariah tersebut paling sedikit 80 persen dari seluruh efek syariah yang ada dalam indeks. Di Indonesia ada dua indeks saham syariah, yaitu Indeks Saham Syariah Indonesia dan Jakarta Islamic Index.

7. Exchange Traded Fund ​​(ETF) Syariah
Reksa dana syariah ini adalah reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek melalui mekanisme pasar. Reksadana ETF tercatat di Bursa Efek Indonesia dan transaksinya bisa berjalan sesuai perkembangan harga saham. Penghitungan harga reksa dana syariah ETF pun bisa dilakukan setiap saat selama jam bursa. Jenis reksa dana ini sesuai bagi investor yang memiliki profil risiko tinggi.

8. Reksa Dana Syariah berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas

Reksa dana ini hanya ditawarkan kepada investor profesional, yaitu mereka yang mampu membeli reksa dana ini dan melakukan analisis risiko. Reksa dana Penyertaan Terbatas tidak boleh ditawarkan melalui Penawaran Umum atau dimiliki oleh 50 pihak atau lebih. Biasanya reksa dana syariah ini ditawarkan dalam jumlah besar dengan minimal investasi sebesar Rp 5 miliar.

9. Reksa Dana Syariah Berbasis Efek Syariah Luar Negeri

Reksa dana ini menjadi keunikan dalam jajaran produk reksa dana syariah karena penempatan investasinya paling sedikit 51 persen pada efek syariah luar negeri dan paling banyak 49 persen pada investasi syariah dalam negeri. Karena diinvestasikan di saham syariah luar negeri, maka reksa dana ini sesuai untuk investor profesional. Minimal investasinya 10 ribu dolar AS atau yang setara.

10. Reksa Dana Syariah Berbasis Sukuk

Reksa dana syariah berbasis sukuk melakukan investasi paling sedikit 85 persen pada sukuk korporasi, surat berharga syariah negara (sukuk negara), maupun surat berharga komersial syariah yang jatuh temponya satu  tahun atau lebih dan masuk dalam kategori layak investasi. Jenis reksa dana syariah ini pun dilarang melakukan investasi pada efek yang berbasis kegiatan sektor riil di luar negeri. Karena diinvestasikan pada instrumen sukuk, reksa dana syariah sukuk sesuai bagi investor dengan profil risiko rendah.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment