Pasar Modal Syariah
1144 views

Karyawan Kecil Bisa Punya Rumah Tanpa KPR

by on 18/07/2016
 

Artikelnya tentang investasi syariah ini menjawab pertanyaan banyak orang, bisakah karyawan bergaji pas-pasan memiliki rumah?

“Apakah harus naratif, yang ini bukan?” Begitu pertanyaan kritis Bu Fad di jelang maghrib, Jumat, 15 Juli 2016. Bu Fad atau lengkapnya Fadhillah Kartikasari adalah Direktur Direktorat Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (DPMS OJK). Bersama Deputi Direktur DPMS OJK, Muhammad Touriq, Bu Fad mensupervisi penjurian yang dilakukan dalam rangka lomba blog investasi syariah. Keputusan dua pejabat di lingkungan DPMS OJK inilah yang akan menentukan siapa pemenang lomba yang telah berjalan sejak April 2016 ini. Baca juga: Para Pemenang Lomba Blog Investasi Syariah

Aneka pertanyaan kritis pun dilontarkan, terkait metodologi penjurian dan pelaksanaan lomba ini sendiri. Salah satunya, pertanyaan Bu Fad tentang artikel Faisal A. Sulhan berjudul  Karyawan Biasa Bisa punya Rumah di Usia Muda Tanpa KPR? Wujudkan dengan Investasi Syariah memang pas, karena lomba ini memang menyarankan wacana yang digunakan adalah naratif. “Naratif lebih disukai”, demikian dalam keterangan lomba di landing page lomba.

Namun, bukan berarti  jenis wacana lain tidak bisa ikut. Boleh juga. Nah, artikel Faisal ini bukan bergenre naratif, melainkan eksposisi atau pemarapan tepatnya. Faisal tidak menyampaikan cerita (storytelling), melainkan memaparkan sesuatu. Sesuatu impian, rencana mewujudkannya, apa dan mengapa investasi syariah, dan simulasi investasi secara sederhana.

Ditilik dari beberapa kriteria, artikel Faisal memenuhi syarat sebagai pemenang. Lebih lagi, topik yang diambilnya adalah jawaban atas pertanyaan banyak orang. Kami sendiri kerap mendapat pertanyaan, baik melalui jalur online maupun offline, “Bagaimana bisa karyawan biasa, jika ingin berinvestasi syariah?”

Sulit dipungkiri, orang kebanyakan masih memandang dunia investasi adalah yang serba “wah”, hanya untuk orang kaya.  Padahal, investasi dalam praktinya bisa dimulai dari nilai yang tidak merepresentasikan orang kaya. Investasi bisa dimulai dengan Rp250 ribu per bulannya. Ada juga yang lebih murah lagi, Rp 100 ribu. Itupun tidak harus tiap bulan, bisa kapan saja maunya.

Jadi, Faisal seperti mewakili pertanyaan orang dan konten yang baik adalah yang memberi jawaban.

***

Jadi, ceritanya Faisal ingin memiliki rumah di 7-10 tahun lagi. Jika harga rumahnya Rp300 Juta, maka “Kita perlu menyisihkan uang yang cukup banyak, setidaknya 3,427,500 setiap bulannya dengan asumsi tabungan hanya memberikan bagi hasil 1.5% per tahun dikurangi pajak 20%. Namun dengan Reksadana Syariah, kita hanya memerlukan 2,688,000 – 2,736,000 setiap bulannya. Jumlah tersebut jauh lebih hemat 691,500 – 739,500 atau lebih hemat 20.1% – 21.5% per bulannya dibandingkan menabung di bank dengan hasil investasi yang sama”, kata Faisal di artikelnya.

Meskipun, harga rumah 7 tahun lagi, belum tentu masih ada yang hanya Rp300 Juta. Kalaupun ada, mungkin di bawah ekspektasi Faisal, dan Kamu juga mungkin.

Nah, meski begitu, Faisal menginspirasi, sejak muda, ia mengaku berumur 23 tahun. Artinya justeru waktu yang tepat untuk memulai berinvestasi, demi mewujudkan impiannya 10 tahun lagi.

3 kunci utama mewujudkan impian: niat dan doa, rencana dan usaha, dan ilmu Click To Tweet

Nilai tambah lainnya dari Faisal adalah, menyajikan unsur maqasid syariah di awal tulisannya. Jadi, sebelum menyajikan simulasi investasinya, ia menekankan pentingnya tiga kunci utama dalam mewujudkan impian, yaitu niat dan doa, rencana dan usaha, serta ilmu pengetahuan atau wawasan.

karyawanbiasa

“Tanpa niat, sekecil apapun impian kita, kita tidak akan pernah bisa menggapainya. Dengan niat yang kuat, seberat apapun impian kita, kita tidak akan mudah menyerah untuk menggapainya. Apalagi disertai dengan doa, semua usaha kita akan dipermudah jalannya.

Tapi niat dan doa saja tidak cukup, kita harus mengimbanginya dengan rencana dan usaha. Dengan usaha yang gigih tanpa kenal kata menyerah, disertai dengan rencana yang matang, impian yang kita niatkan diawal, akan menjadi lebih mudah untuk digapai. Ibarat kata banyak orang yang gagal dalam menjalankan rencananya untuk mewujudkan impiannya, TAPI jauh lebih banyak orang yang gagal karena tidak punya rencana yang matang.”

Bloger lainnya di lomba ini, tidak banyak yang memulai dengan unsur maqasid ini.

Selamat Mas Faisal!

Details
 
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment