Pasar Modal Syariah
401 views

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Melakukan financial Check Up

by on 18/09/2017
 

Jangan mau dikontrol oleh uang. Harusnya, kita yang memiliki kontrol penuh atas keuangan kita sendiri

Apakah kamu rajin memeriksa kondisi kesehatan setiap tahun? Bagaimana dengan kondisi keuanganmu? Banyak orang masih meremehkan check up yang satu ini. Padahal, ini nggak kalah penting, lho! Keuangan yang berantakan berpotensi meningkatkan kadar stresmu dan bisa jadi akhirnya mempengaruhi kondisi fisik juga, kan?

Jadi jangan mau dikontrol oleh uang. Harusnya, kita yang memiliki kontrol penuh atas keuangan kita sendiri. Bingung dan nggak tau bagaimana caranya?

Waktu Yang Tepat Untuk Melakukan financial Check Up #FinancialPlanner Click To Tweet

Pada dasarnya,seseorang tidak akan dikendalikan oleh uangnya maka hal yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan cek keuangan secara sederhana akan memberikan indikasi mengenai kondisi keuanganmu, yaitu nilai bersih (networth), yaitu jumlah harta dan utang, serta arus kas (cashflow) yaitu lalu lintas keluar masuk uang, baik yang bersifat bulanan maupun tahunan.

Financial check up menggunakan beberapa kriteria finansial berupa rasio keuangan tertentu. Jika kamu sudah menikah, lakukan bersama dengan pasangan untuk mengetahui kondisi keuangan bersama. Selain itu, penting bagi kamu dan pasangan untuk menyelaraskan visi dan target keuangan, skala prioritas pencapaian tujuan keuangan, termasuk langkah-langkah yang harus diambil apabila ternyata kondisi keuangan keluarga tidak sehat.

Idealnya, seperti yang telah saya paparkan diawal paragraph diatas dimana pemeriksaaan kondisi keuangan ibarat  check up kesehatan fisik, dimana financial check up setidaknya dilakukan setahun sekali untuk memeriksa beberapa rasio keuangan dasar seperti perbandingan harta dan utang, rasio aset lancar dan rasio menabung.

Kini pertanyaan yang timbul dalam kondisi apa sajakah kita harus melakukan  financial check up terlebih dahulu sebelum memutuskan memenuhi keinginan kita. Berikut ini adalah kondisi – kondisi dimana kita harus melakukan financial checkup terlebih dahulu sebelum membuat keputusan :

1.Setelah Pengeluaran Besar

Seperti yang Anda ketahui bahwa pengeluaran besar yang secara mendadak haruslah dihitung kedalam anggaran dan berapa banyak yang digunakan ke dalam pengeluaran. Apakah kamu baru saja pulang liburan atau mudik bersama keluarga, apakah dalam waktu dekat akan menikahkan anak, atau anda ingin membeli rumah baru secara tunai.

Pada umumnya, pengeluaran semacam ini akan memberikan pengaruh yang begitu signifikan terhadap kondisi keuanganmu, walaupun jauh-jauh hari sudah dipersiapkan dengan baik.  Oleh karena itu  ada baiknya kamu segera melakukan financial check up untuk melihat seberapa besar kemampuan financialmu untuk memenuhi segala rencan diatas dan lakukan analisa dampak  yang akan terjadi apabila rekan – rekan mengambil keputusan untuk melakukan hal – hal yang telah disebutkan tanpa dengan kondisi keuangan yang baik dan apabila setelah dilakuan financial checkup akan berdampak kurang baik untuk keadaan financial dirimu kedepannya maka dapat segera mengambil langkah-langkah perbaikan, jika diperlukan.

2.  Sebelum Memutuskan Berhutang

Sudah sebagai rahasia umum dimana  utang adalah merupakan momok yang sering mengacaukan situasi keuangan pribadi ataupun keluarga. Mengapa bisa begitu karena dengan semakin besar cicilan yang harus dibayar untuk melunasi pokok hutang, maka semakin berkurang kemampuan anda untuk dapat berinvestasi.

Jadi, sebelum memutuskan untuk berutang, alangkah lebih baik lakukan financial check up terlebih dahulu untuk mengetahui dampaknya pada kondisi keuanganmu. Jangan salah, utang tidak hanya mempengaruhi kondisi saat ini, saja namun juga dapat memberikan efeknya di masa yang akan datang. Seperti anda tidak dapat memenuhi biaya pendidikan anak anda ataupun membiayai anda disaat anda sedang ditimpa musibah seperti diambilnya kenikmatan kesehatan anda dimasa mendatang. Pastikan bahwa tujuan penting tersebut dan kondisi – kondisi tidak terduga diatas dengan tetap terus menjaga DANA DARURAT terus aman dan terkendali.

3. Ketika Ada Tambahan Penghasilan

Kondisi terakhir yang perlu dilakukan financial checkup adalah disaat rekan-rekan baru pindah kerja, promosi jabatan atau bergabung dengan bisnis yang lebih menguntungkan.Pada umumnya, kenaikan penghasilan seseorang diikuti pula dengan kenaikan pengeluaran. Apabila kenaikan penghasilan ini mengakibatkan meningkatkan dana untuk di investasikan,maka tentunya tidak akan menjadi masalah. Namun, apabila ternyata pengeluaran lifestyle yang malah makin meningkat, bahkan menimbulkan penurunan atas rasio untuk berinvestasi baik itu menabung, membeli logam mulia ataupun menempatkan dana ke pasar modal syariah dalam bentuk sukuk,saham syariah ataupun reksadana syariah.

Maka saat kondisi inilah diperlukannya financial check up dimana berfungsi untuk memastikan bahwa kondisi keuanganmu tetap ideal, agar aktivitas menabung dan investasi tetap berjalan dengan baik.

Nah gimana setelah mengetahui kondisi – kondisi apa saja yang diharuskan melakukan financial check up kami mengharapkan rekan-rekan sekalian dapat memiliki kondisi financial yang baik dan terencana dengan sempurna.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment