Pasar Modal Syariah
300 views

Investasi Harus Punya Dana Besar? Itu Mitos!

by on 16/06/2017
 

Investasi juga dapat dimulai dengan dana minim.

Mau investasi harus punya dana besar? Siapa bilang? Perencana Keuangan QM Financial Ligwina Hananto mengatakan, untuk investasi bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita. Jadi nggak usah maksa harus punya dana besar baru investasi, ya.

“Bicara investasi itu punya budget berapa, tujuannya apa, uangnya berapa, dan ternyata jumlahnya ngga harus gede. Ini mitos investasi yang harus kita bongkar kalau investasi itu harus punya uang banyak. Karena investasi sekarang bisa dimulai dari yang kecil,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbeda dengan kondisi zaman dulu yang mungkin bisa saja menabung sampai dengan 90 persen dari penghasilan, saat ini kondisinya tidak memungkinkan. Oleh karena itu, investasilah di instrumen yang bisa mengalahkan inflasi. Dan, jangan lupa pula untuk menambah porsi investasi ketika penghasilan kamu naik.

Salah satu instrumen investasi yang disarankan adalah reksa dana. Menurut Ligwina, reksa dana mudah diakses karena informasinya tersedia dan gampang diperoleh, serta aturannya lengkap. “Banyak produk lainnya yang membuat publik bertanya-tanya soal hasil investasinya, tapi kalau di reksa dana kita bisa tahu dari nilai aktiva bersih,” katanya.

Untuk investasi di reksa dana pun disarankan untuk melakukan autodebet dari rekening bank. “Upayakan autodebet karena kalau ngga kita bisa lupa atau cari manajer investasi yang bisa reminder kalau kita nggak pakai autodebet,” cetus Ligwina.

Saat ini investasi di reksa dana sangat terjangkau karena bisa dimulai dari Rp 100 ribu saja. Mengaksesnya juga mudah karena bisa dibeli di sejumlah kantor cabang bank yang menjadi agen penjual reksa dana, supermarket reksa dana online, maupun lewat aplikasi yang disediakan oleh manajer investasi.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment