Pasar Modal Syariah
420 views

Investasi di Reksa Dana Syariah Sebaiknya Berkala atau Nggak, Ya?

by on 03/07/2017
 

Sesuaikan frekuensi investasi dengan tujuan dan kemampuan keuangan.

Sudah menentukan pilihan instrumen reksa dana syariah sebagai tempat investasi kamu? Kalau sudah, langkah selanjutnya adalah menentukan apakah kamu mau berinvestasi secara berkala atau langsung menempatkan dana dalam jumlah besar? Ada untung ruginya sendiri soal frekuensi investasi ini. Apa saja?

Salah satunya adalah ketika suatu nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana syariah sedang turun. Bagi investor yang memutuskan berinvestasi langsung dalam jumlah besar, maka ia akan memeroleh keuntungan memiliki jumlah unit penyertaan yang lebih banyak dibanding yang investasi secara berkala dalam jumlah kecil. Namun, untuk itu kamu harus rela menyisihkan waktu agar bisa terus memantau NAB reksa dana syariah.

Investasi di ReksaDana Syariah Sebaiknya Berkala atau Nggak, Ya? #ACKS#ReksadanaSyariah Click To Tweet

Nah, hal yang mungkin terjadi adalah apabila kamu berinvestasi di waktu yang kurang tepat. Bisa jadi kamu melewatkan waktu pembelian ketika nilai suatu reksa dana syariah menurun. Untuk mengetahui waktu investasi yang tepat memang sulit. Bahkan, manajer investasi nan profesional pun bisa mengalami kesulitan menentukan hal tersebut.

Sementara, jika kamu berinvestasi secara berkala setiap bulan memang bisa saja kamu memeroleh harga NAB yang berbeda-beda setiap kamu berinvestasi. Bisa jadi kamu mendapat harga yang cukup tinggi, sehingga hasil investasi mungkin akan kurang maksimal.

Namun, dengan investasi berkala kamu akan lebih disiplin untuk berinvestasi, sehingga bisa fokus untuk mencapai tujuan investasi. Dengan investasi berkala melalui autodebet langsung dari tabungan juga akan semakin memudahkan kamu untuk berinvestasi, sehingga nggak perlu ribet lagi nyari ATM atau ke kantor cabang bank buat transfer dana investasi, ya nggak?

Tapi, mau investasi secara berkala atau sekaligus itu tetap tergantung pada tujuan investasi dan kemampuan keuangan kamu. Kalau kamu ingin mencapai tujuan investasi dalam 5 tahun ke depan dan ternyata belum punya dana besar sekaligus untuk ditempatkan di reksa dana syariah, maka investasi secara berkala saja dulu layaknya menabung di bank.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment