Pasar Modal Syariah
1139 views

Instrumen Pasar Modal Syariah Tak Kalah dari Konvensional

by on 04/11/2016
 

Produk pasar modal syariah kian beragam.

Kepala Bagian Direktorat Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dien Sukmarini menuturkan, saham syariah di Indonesia tidak kalah dengan saham konvensional. Saat ini dari saham-saham yang diterbitkan di pasar modal Indonesia sudah ada lebih dari 50 persen saham yang masuk dalam kategori saham syariah.

“Berdasarkan performance Jakarta Islamic Index (JII) dibanding LQ45 ketika krisis 2015 lalu sama-sama mengalami penurunan, tapi yang konvensional turun lebih dalam sementara saham syariah turun juga tapi terasa cetek. Ini menjadi keunggulan saham syariah karena konvensional banyak didukung sektor keuangan, dimana saat itu sedang turun, sementara di syariah saham sektor keuangan itu out, sehingga tidak ada di JII,” katanya, Jumat (4/11).

Di sisi lain, Indonesia juga dikenal sebagai penerbit reguler sukuk negara. Di kancah global, Indonesia masuk dalam lima besar penerbitan sukuk negara. Sementara, di industri reksa dana syariah, produknya lebih beragam dibanding reksa dana konvensional. “Malah ada produk yang reksa dana konvensional tidak punya yaitu reksa dana offshore, dimana di konvensional diberi batasan maksimal 15 persen, sedangkan syariah 100 persen,” papar Dien.

Selain instrumen di atas, lanjut Dien, ada beberapa produk pasar modal syariah yang masih menjadi tantangan, yaitu sukuk korporasi, reksa dana penyertaan terbatas, dana investasi real estate (DIRE) dan efek beragun aset (EBA) syariah. “Peraturan tentang DIRE syariah dan EBA Syariah sudah ada, tapi memang belum ada produknya sampai saat ini,” ungkapnya.

Saat ini sudah ada 41 manajer investasi yang punya produk reksa dana syariah, 23 perusahaan efek yang melakukan penjaminan emisi sukuk, 14 bank kustodian untuk reksa dana syariah, 11 perusahaan sekuritas yang memiliki online trading syariah, sembilan penerbit daftar efek syariah, dua bank syariah sebagai bank administrator rekening dana nasabah. Di lain pihak, juga sudah ada 29 orang ahli syariah pasar modal yang telah mendapat izin OJK.

Details
 
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment