Knowledge Base
1032 views 0 comments

Ini Delapan Karakteristik Reksa Dana Syariah!

by on 02/06/2017
 

Ada delapan karakteristik unik reksa dana syariah. Apa saja?

Reksa dana syariah sebagai salah satu instrumen investasi syariah harus berpegang teguh pada prinsip kesesuaian syariah. Ada beberapa karakteristik reksa dana syariah yang membedakannya dengan reksa dana konvensional. Apa saja? Mari kita mengenal delapan karakteristik reksa dana syariah berikut ini:

Berikut karakteristik reksa dana syariah yang membedakannya dengan reksa dana konvensional #ACKS Click To Tweet

1. Dikelola oleh manajer investasi

Reksa dana syariah yang merupakan wadah investasi kolektif para investor dikelola secara profesional oleh manajer investasi. Mereka telah memahami seluk beluk investasi, sehingga kemampuannya dalam mengelola portofolio investasi tak perlu diragukan.

2. Investasi reksa dana syariah hanya boleh pada instrumen investasi yang sesuai dengan syariah Islam

Dalam alokasi investasi reksa dana syariah, manajer investasi harus memastikan penempatan portofolio investasi hanya pada produk keuangan sesuai syariah, seperti saham syariah, sukuk, deposito syariah maupun instrumen keuangan syariah lainnya.

3. Hubungan antara investor dan manajer investasi berdasar pada akad wakalah

Dalam pengelolaan investasi reksa dana syariah, hubungan antara investor dengan manajer investasi berdasar pada akad wakalah. Dengan akad wakalah, investor memberikan mandat kepada manajer investasi untuk mewakili kepentingan investor dalam melaksanakan investasi.

4. Diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah

Peran Dewan Pengawas Syariah diperlukan untuk memberikan arahan kepada manajer investasi agar selalu bekerja sesuai dengan ketentuan syariah dan memastikan penempatan portofolio investasi tidak melanggar prinsip syariah, sehingga kamu bisa merasa tenang dalam berinvestasi syariah.

5. Proses screening atas instrumen investasi

Dalam proses pengelolaan portofolio investasi reksa dana syariah, manajer investasi harus melakukan screening (penyaringan) terlebih dulu terhadap produk-produk keuangan syariah yang menjadi tujuan investasi sebagai bagian dari proses alokasi asset. Sebagai catatan, reksa dana syariah hanya diperbolehkan diinvestasikan pada instrumen keuangan syariah.

6. Proses cleansing atas dana hasil investasi

Dalam proses pengelolaan investasi, cleansing bisa terjadi ketika suatu saham tidak lagi masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan oleh OJK. Misalnya, pada DES periode I, saham A masuk DES, tetapi pada periode II saham A tidak lagi masuk dalam DES.

Maka, manajer investasi harus menjual saham A karena tidak lagi memenuhi prinsip syariah. Kalau pada saat dijual harga saham A masih diatas harga ketika saham dibeli, maka selisihnya harus di-cleansing (dibersihkan). Keuntungan dari proses cleansing tersebut akan digunakan untuk kegiatan sosial.

7. Cocok untuk Investor Pemula

Investasi di reksa dana hanya buat investor yang sudah ahli? Itu salah besar. Reksa dana syariah juga sangat pas untuk masyarakat yang baru mencoba investasi di pasar modal. Ini dikarenakan pengelolaannya dilakukan oleh manajer investasi, sehingga kamu nggak usah pusing lagi mikirin strategi investasinya.

8. Murah dan Terjangkau

Siapa bilang investasi di reksa dana syariah mahal? Investasi di reksa dana syariah itu murah dan terjangkau banget, loh. Kamu bisa berinvestasi di reksa dana syariah mulai dari Rp 100 ribu, bahkan ada beberapa manajer investasi yang menawarkan invsetasi di reksa dana syariah mulai dari Rp 10 ribu saja.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment