Pasar Modal Syariah
184 views

Ini Akad Syariah yang Bisa Digunakan untuk Penerbitan Sukuk Negara!

by on 20/07/2017
 

Pemerintah baru menerbitkan sukuk negara berbasis akad ijarah dan wakalah.

Ada beragam akad yang bisa digunakan untuk penerbitan produk keuangan syariah. Salah satunya untuk penerbitan surat berharga syariah negara atau sukuk negara. Variasi akad keuangan syariah yang begitu banyak pun menawarkan berbagai alternatif penerbitan sukuk negara.

Namun, sejauh ini pemerintah baru menerbitkan sukuk negara berbasis akad ijarah dan wakalah. Padahal berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), ada banyak jenis akad yang bsia digunakan untuk penerbitan sukuk negara. Berdasar UU SBSN, sukuk negara yang diterbitkan berdasar akad dapat berupa:

A. SBSN Ijarah
Sukuk negara ini diterbitkan berdasarkan akad Ijarah yaitu akad yang satu pihak bertindak sendiri atau melalui wakilnya menyewakan hak atas suatu aset kepada pihak lain berdasarkan harga sewa atau periode sewa yang disepakati. Dalam prakteknya, pemerintah telah menerbitkan sukuk ijarah berbentuk SBSN Ijarah Sale and Lease Back, SBSN Ijarah Asset to be Leased, dan SBSN Ijarah Al Khadamat. Jenis sukuk negara yang diterbitkan dengan akad ini adalah project based sukuk, sukuk ritel dan sukuk dana haji.

B. Sukuk Mudharabah
Sukuk yang diterbitkan berdasarkan akad mudharabah yaitu kerja sama antara dua pihak atau lebih. Dalam akad ini, satu pihak berperan sebagai penyedia modal dan pihak lain sebagai penyedia tenaga dan keahlian. Keuntungan dari kerja sama tersebut akan dibagi berdasarjan nisbah yang telah disetujui sebelumnya, sedangkan kerugian yang terjadi akan ditanggung sepenuhnya oleh penyedia modal, kecuali kerugian disebabkan oleh pihak penyedia tenaga dan keahlian.

C. SBSN Musyarakah
Diterbitkan berdasarkan akad musyarakah yaitu akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk menggabungkan modal, baik dalam bentuk uang maupun bentuk lainnya, dengan tujuan memperoleh keuntungan. Nantinya keuntungan tersebut akan dibagikan sesuai dengan nisbah yang telah disepakati bersama sesuai dengan jumlah partisipasi modal masing-masing pihak.

D. SBSN Istishna
Sukuk yang diterbitkan berdasafkan akad Istishna, yaitu akad jual beli aset berupa obyek pembiayaan antara para pihak dimana spesifikasi, cara dan jangka waktu penyerahan serta harga aset tersebut ditentukan berdasarkan kesepakatan para pihak.

E. SBSN Wakalah
Sukuk negara ini diterbitkan berdasar akad wakalah. Dalam prakteknya, SBSN Wakalah yang digunakan pemerintah adalah SBSN wakalah bit istitsmar yaitu sukuk yang diterbitkan sebagai bukti kepemilikan atas bagian dari aset dalam kegiatan investasi yang dikelola oleh Perusahaan Penerbit SBSN selaku wakil dari investor.

Dalam konsep sukuk wakalah, perusahaan penerbit SBSN wajib menyatakan bahwa dirinya bertindak sebagai wali amanat/wakil dari investor untuk mengelola dana hasil penerbitan SBSN dalam berbagai kegiatan yang menghasilkan keuntungan. Seri sukuk negara yang menggunakan akad wakalah adalah sukuk global dan sukuk tabungan.

Selain lima akad di atas yang dapat dipakai pemerintah untuk menerbitkan sukuk, UU SBSN juga membuka diri untuk penerbitan sukuk negara berdasarkan akad lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Selain itu, SBSN juga bisa diterbitkan berdasarkan kombinasi dari dua atau lebih akad.

Pengen tau lebih lanjut perihal Sukuk negara berbasis akad Ijarah dan wakalah yuk mari ikutan di agenda besar kami Investor Gathering Cirebon pada tanggal 12 Agustus 2017 di Hotel Swiss -Belhotel Cirebon cara daftarnya gampang kok dengan melakukan pendaftaran secara Online melalui link berikut ini daftar Investor gathering cirebon

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment