Pasar Modal Syariah
341 views

Enam Langkah Mudah Merencanakan Keuangan

by on 19/06/2017
 

Merencanakan keuangan itu mudah dan nggak ribet.

Ada kalanya timbul rasa malas saat ingin merencanakan keuangan karena merasa ribet harus mikir dan mencatat segala transaksi keuangan. Padahal, perencanaan keuangan itu sangat mudah dan nggak ribet, loh. Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi Mike Rini Sutikno mengatakan, setidaknya ada enam langkah dalam merencanakan keuangan.

“Pertama, start with the end, mulailah dari akhir dengan menetapkan tujuan keuangan. Kedua, mengumpulkan data keuangan pribadi, lihat cicilan utangnya berapa, gaji berapa. Ketiga, menganalisa data keuangan misalnya dengan gaji Rp 5 juta, utang Rp 2 juta, sisanya menabung itu sehat ngga sih? Yang punya cicilan utang bolehnya maksimal 30 persen dari penghasilan,” katanya dalam Talkshow Ramadhan Saatnya Hijrah Investasi Syariah, akhir pekan lalu.

Langkah keempat adalah mengembangkan rencana, misalnya menentukan fokus bagaimana agar bebas utang. Kelima, menerapkan rencana keuangan yang telah kita susun dengan memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan. Keenam, memonitor dan merevisi.

“Untuk tujuan keuangan ini harus spesifik, terukur, bisa dicapai, realistis, dan timely. Supaya bisa tercapai tujuan keuangan di masa depan, kita perlu kendaraan lebih cepat yaitu dengan berinvestasi. Dalam mencari produk investasi ini sesuaikan dengan jangka waktu investasi dan kemudian sesuaikan dengan tujuan investasi pribadi,” ujar Mike.

Mike menyarankan, jika semakin pendek jangka waktu investasi, maka kamu bisa ke tabungan, deposito, maupun reksa dana pasar uang. Untuk investasi selama 3-5 tahun bisa ke reksa dana campuran dan saham bluechip, sementara investasi selama 5-10 tahun bisa ke reksa dana saham maupun ke saham yang sedang tumbuh.

Dengan berinvestasi, maka dana kamu tidak akan tergerus inflasi. Mike memberikan contoh, jika kamu punya uang Rp 1 juta dan didiamkan saja selama 10 tahun, maka nilai uang tersebut akan menjadi RP 231 ribu. “Tapi kalau diinvestasikan di reksa dana saham syariah dengan return 15 persen per tahun nilainya bisa menjadi Rp 4,46 juta,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar begitu kamu punya tambahan pendapatan, maka saatnya untuk menambah investasi. “Kalau berinvestasi sejak dini misal di usia 25 tahun dengan Rp 500 ribu setiap bulan diinvestasikan di produk investasi yang bisa memberi return 15 persen, maka dari hasil disiplin kamu akan menghasilkan Rp 7 miliar di usia 60 tahun, dengan asumsi pasar modal cenderung naik terus,” papar Mike.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment