Pasar Modal Syariah
549 views

Bursa Incar 10 Emiten Cross Border Offering

by on 22/09/2016
 

Untuk meningkatkan kapitalisasi pasar modal Indonesia, PT.Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk bertukar 10 emiten.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) saat tengah menjajaki kerjasama dengan Bursa Efek Malaysia untuk membentuk kerjasama cross border offering.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, pihaknya dengan Bursa Efek Malaysia masih melakukan diskusi dalam hal kajian-kajian teknis terkait mekanisme cross border offering. Namun setidaknya, bursa mengincar untuk bertukar 10 emiten agar bisa dibeli oleh investor dari masing-masing negara.

“Kita akan mencari 10 saham di sini, 10 saham di sana. Mari kita berbicara kemungkinan diperdagangkan di negara masing-masing, melebarkan distribusi. Terksit teknisnya lagi dicari kesepakatan,” ujar Tito di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (21/9).

Tito menegaskan,  salah satu alasan BEI ingin melakukan kerjasama tersebut lantaran Malaysia memiliki produk sukuk terbesar. Tentunya hal itu sangat menarik bagi Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Prinsipnya adalah crossing itu dimungkinkan. Kita lagi bicara detailnya, mekanismenya. Prinsipnya gini, Malaysia sukuknya terbesar ya, 49 persen. Tapi penduduk Islam terbesar di dunia itu Indonesia. Kalau kita kerjasama kan akan bagus,” tegasnya.

Kendati demikian, Tito mengakui bahwa dalam penerapannya masih ada beberapa kendala pada peraturan di masing-masing negara yang memungkinkan hal itu terjadi.

“Ya memang persoalannya harmonisasi daripada peraturan. Contohnya Undang-Undang Perseroan Terbatas (PT). Namun, semua itu masih bisa dibicarakan,” ujarnya.

Tito menyampaikan, bahwa kerja sama dengan Bursa Efek Malaysia sebagai upaya untuk meningkatkan kapitalisasi pasar modal Indonesia yang diharapkan dapat mendorong transaksi perdagangan di dalam negeri.

Details
 
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment