Pasar Modal Syariah
155 views

Berikut ini Keuntungan Investasi Reksa Dana Syariah Campuran & Pasar Uang

by on 12/09/2017
 

Reksa dana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Reksa dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas. Selain itu Reksa dana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Umumnya, reksa dana diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Mengacu kepada Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, pasal 1 ayat (27), definisi reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Ada tiga hal yang terkait dari definisi tersebut yaitu, pertama, adanya dana dari masyarakat pemodal. Kedua, dana tersebut diinvestasikan dalam portofolio efek, dan ketiga, dana tersebut dikelola oleh manajer investasi. Dengan demikian, dana yang ada dalam reksa dana merupakan dana bersama para pemodal. Sedangkan manajer investasi adalah pihak yang dipercaya untuk mengelola dana tersebut.

Kini di Indonesia telah ada produk Reksa dana syariah, Reksa dana Syariah terbentuk karena adanya kebutuhan masyarakat Indonesia atas instrumen investasi atau tabungan yang halal dan sesuai prinsip syari’ah semakin penting bagi masyarkat Indonesia.

Agar terhindar dari hasil investasi yang mengandung unsur non halal (riba) dan ketidakjelasan (gharar), Instrumen investasi ini dapat dimulai dengan dana minimal Rp 100 ribu saja, sehingga dapat menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang memiliki modal investasi tidak banyak.

Bagi Investor yang menginginkan memperoleh hasil lebih baik daripada deposito maka investor dapat memilih produk reksadana pasar uang dimana imbal hasilnya konservatif lebih tinggi dari bunga deposito. Pasalnya, reksa dana selain menempatkan dana di deposito, menginvestasikan sebagian dana di obligasi yang akan jatuh tempo kurang dari setahun.

Investasi ini juga selain mudah dibuka juga gampang ditutup. Jadi, jika sewaktu-waktu dana investasi kita mau diambil karena ada keperluan mendadak bisa diambil pada hari itu juga. Lain halnya dengan deposito atau investasi lain, sangat sulit.

Dalam Berinvestasi reksadana syariah ada produk reksa dana syariah campuran dimana pengalokasian dana di tempatkan dalam pasar uang dan saham hal ini  dapat kita ibaratkan seperti kisah Nabi Yusuf dalam kitab suci. “Hendaklah kalian bercocok tanam dengan sungguh-sungguh.” Kalimat ini berisi anjuran untuk berinvestasi.(Baca Juga Artikel : Manfaat dan resiko Investasi Reksadana Syariah)

Dalam berinvestasi, aset seharusnya ditumbuhkan sehingga memberi keuntungan. Keuntungan ini bisa mengamankan kebutuhan konsumsi yang meningkat di masa depan karena dapat mengalahkan inflasi. Untuk mencapai hasil seperti itu, investor bisa berinvestasi reksadana campuran dimana penempatan dana di saham dapat menghasilkan pertumbuhannya tinggi namun dengan resiko kerugian yang lebih besar dibandingkan hanya dalam bentuk pasar uang.

Kini tinggal rekan-rekan yang menentukan jenis produk investasi reksadana yang ingin dipilih sesuaikan dengan profile resiko rekan –rekan sekalian, jangan mengambil produk reksadana campuran apabila profile resiko rekan-rekan tidak dapat menerima kerugian yang besar, namun apabila profile resiko rekan –rekan yang termasuk jenis pencinta resiko besar untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar maka ambilah reksadana syariah campuran karena hasil yang diperoleh melebihi inflasi yang terjadi di negeri tercinta kita ini.

 

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment