Pasar Modal Syariah
988 views

Belajar Investasi dari Widi Mulia

by on 21/04/2017
 

Tidak pernah ada kata terlambat untuk mencari informasi tentang investasi.

Vokalis Grup Be3 Widi Mulia baru saja mengenal dunia investasi 10 tahun silam. Sebelumnya? Ia santai saja jika uang selalu habis dibelanjakan dan tidak kuatir mengenai penghasilan di masa depan. Investasi tidak menjadi prioritas. Lalu, bagaimana akhirnya ia menghargai hasil pekerjaannya dan bisa sadar investasi?

“Dulu uang habis nyantai saja, karena mikir masih bisa nyari lagi karena saya bekerja sesuai passion. Jadi dulu belum bisa menghargai kerja keras diri sendiri,” katanya dalam Talkshow “Penampilan Stylish Isi Kantong Tak Kalah Stylish” di Kartini Yuk Nabung Saham Expo yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jumat (21/4).

Namun, ibunda mengubah pandangannya mengenai alokasi dana. Kala itu ibunda menyarankan agar penghasilannya dibagi dua, separuh dipegang sendiri, separuhnya lagi disimpan ke ibunda. “Ternyata yang disimpan di mama bisa buat cicilan rumah. Saya akhirnya senang dengan investasi karena akhirnya bisa menghargai hasil pekerjaan,” cetus Widi.

Dulu Widi sempat berpikir bahwa jika berbicara investasi tidak akan kelihatan wujudnya. Namun, kini pendapatnya berbeda. Menurut dia, tidak pernah ada kata terlambat untuk mencari informasi tentang investasi. “Berbicara investasi akhirnya ‘menelanjangi’ (pengeluaran) diri sendiri, akhirnya saya cari pertolongan agar yang dihasilkan tidak terbuang,” ujarnya.

Ketika pikiran sudah terbuka dan memiliki tujuan keuangan, lanjut dia, maka investor perlu membiasakan diri untuk berinvestasi secara rutin. “Yang menjadi struggle bagi investor adalah pada kebiasaan. Kalau investasi ini tidak hanya sekali tapi bulan depan juga, karena kalau mau mencapai dana sesuai jumlah yang diinginkan di masa depan, maka setiap bulan harus rutin investasi,” tegas Widi.

Selain itu, lanjut dia, investor juga harus memahami dulu karakteristik saham sebagai instrumen investasi. “Dengan berinvestasi saham itu solusi yang kita tidak capek. Investasi saham itu kita tinggal hitung risiko dan memahami ada masa naik turunnya, tapi hanya dengan saham bisa tercapai tujuan keuangan karena tidak mungkin saya menaruh uang yang ada sekaligus di tabungan,” tukasnya.

Setelah mendapat ritme dengan membiasakan investasi sebulan, Widi mengutarakan, seharusnya hal itu akan semakin menambah semangat untuk berinvestasi. “Jadi dimulai dari kebiasaan, makanya harus segera dijalani, sehingga merasakan hasilnya. Setelah itu kekuatan kita akan beda,” pungkas Widi Mulia.

[bctt tweet=”Dengan berinvestasi saham itu solusi yang kita tidak capek. Ucap Widi #YukNabungSaham” username=”acekaes”]

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment