IKNB Syariah
255 views

Asuransi Syariah Harus Tunjukkan Produknya Tak Sekedar Alternatif

by on 18/07/2017
 

Asuransi syariah dituntut inovatif.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri asuransi syariah tanah air untuk lebih inovatif dan unjuk gigi dalam mensosialisasikan produknya. Di sisi lain, hendaknya pelaku industri juga bisa membidik nasabah yang lebih luas dan tak hanya menyasar nasabah emosional.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani mengatakan, potensi asuransi syariah masih besar. “Tinggal cari pola terbaik untuk mengembangkan ini karena masih kita mencanangkan bahwa produk syariah tidak hanya sekedar alternatif tapi pilihan,” katanya dalam soft launching Graha AASI, Selasa (18/7).

Bagaimana supaya bisa menjadi pilihan? Menurut dia, industri asuransi syariah tidak bisa hanya mengandalkan komitmen dari nasabah emosional. Oleh karena itu, pelaku asuransi syariah harus bisa menunjukkan bahwa produknya adalah produk pilihan, sehingga inovasi harus tetap dilakukan.

“Agak susah kalau untuk masyarakat yang agak lebih marginal. Jadi harus bisa menunjukkan kalau ini produk pilihan bukan hanya sekedar alternatif, maka harus dicari itu produknya seperti apa. Kebersamaan juga harus dibangun agar asuransi syariah ke depan semakin besar. Mudah-mudahan bisa dicanangkan kemajuannya, masa pangsanya masih lima persen saja,” ujar Firdaus.

Sementara, Ketua Umum AASI Ahmad Sya’roni menuturkan, kemajuan industri bisa didorong dengan mengerahkan semua sumber daya yang ada. “Sinergi mutlak diperlukan, baik di asosiasi maupun pelaku syariah, karena kalau kita bersatu lingkungan itu akan jalan ke depan,” pungkasnya.

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment