Knowledge Base
877 views 0 comments

Apa Tugas Bank Kustodian?

by on 19/06/2017
 

Bank kustodian bertugas mewakili kepentingan investor.

Kalau kamu berinvestasi di reksa dana syariah pasti pernah mendengar yang namanya bank kustodian. Apa sih bank kustodian itu? Apa hubungan bank kustodian dengan investor reksa dana syariah? Apa saja tugas dan kewajiban dari bank kustodian?

Pada dasarnya, bank kustodian adalah bank yang akan membantu mengurus administrasi, mengawasi dan menjaga aset reksa dana kamu. Saat kamu berinvestasi di reksa dana syariah sebenarnya uang kamu pun ditransfer ke rekening bank kustodian, bukan ke manajer investasi.

Dengan begitu, dana investasi kamu dititipkan dengan aman di bank kustodian setelah kamu mentransfer dana investasi reksa dana syariah. Tak hanya soal penitipan dana, bank kustodian juga berkewajiban untuk mewakili investor yang menjadi nasabahnya dalam hal menyelesaikan transaksi efek dan menerima dividen.

Dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 20/DSN-MUI/IV/2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi untuk Reksa Dana Syariah pun dipaparkan sejumlah tugas dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh bank kustodian sebagai berikut:

(a) Memberikan pelayanan Penitipan Kolektif sehubungan dengan kekayaan Reksadana;

(b) Menghitung nilai aktiva bersih dari Unit Penyertaan setiap hari bursa;

(c) Membayar biaya-biaya yang berkaitan dengan reksadana atas perintah manajer investasi;

(d) Menyimpan catatan secara terpisah yang menunjukkan semua perubahan dalam jumlah Unit Penyertaan, jumlah Unit Penyertaan, serta nama, kewarganegaraan, alamat, dan identitas lainnya dari para pemodal;

(e) Mengurus penerbitan dan penebusan dari Unit Penyertaan sesuai dengan kontrak;

(f ) Memastikan bahwa Unit Penyertaan diterbitkan hanya atas penerimaan dana dari calon pemodal.

Head of Corporate Secretary & Business Support Mandiri Manajemen Investasi Mauldy R Makmur mengatakan, setidaknya ada 28 bank kustodian di Indonesia dan seluruhnya bisa menjadi bank kustodian reksa dana syariah. Investor dapat dengan mudah mengetahui bank kustodian reksa dana syariah dengan melihatnya di prospektus maupun fund fact sheet.

Lalu, apakah dengan menempatkan dana di bank kustodian aman? Tenang saja. Berinvestasi di reksa dana syariah itu aman karena antara manajer investasi dan bank kustodian tidak bisa bersekongkol melakukan tindakan yang merugikan investor.

“Reksa dana aman karena diawasi oleh OJK, dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan bank kustodian yang menyimpan. Manajer investasi dan bank kustodian tidak bisa kongkalikong karena entitasnya terpisah. Keduanya bahkan tidak boleh satu grup perusahaan jadi nggak bisa main mata,“ pungkas Mauldy

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment