Knowledge Base
1495 views 0 comments

Apa Saja Perbedaan Sukuk dan Obligasi?

by on 05/05/2017
 

Penerbitan sukuk yang harus berdasar prinsip syariah membuatnya berbeda dari obligasi.

Instrumen surat berharga kini tak lagi hanya terbatas pada obligasi. Hadirnya sukuk sebagai alternatif instrumen pembiayaan membuat jenis surat berharga di tanah air semakin beragam. Baik pemerintah maupun korporasi dapat memilih antara obligasi atau sukuk sebagai instrumen untuk menghimpun pendanaan.

Sukuk tidaklahsama dengan obligasi....#AkuCintaKeuanganSyariah#PasarModalSyariah Click To Tweet

Kendati keduanya hampir sama, namun sukuk dan obligasi itu berbeda, loh. Dengan sukuk yang proses penerbitannya harus sesuai prinsip syariah, maka ada beberapa hal yang membedakannya dengan obligasi. Lalu, apa saja perbedaan antara sukuk dan obligasi?

Untuk memudahkan kamu untuk melihat perbedaan sukuk dan obligasi, kami menyajikannya dalam bentuk tabel sebagai berikut:

Sukuk

Obligasi

Aktivitas bisnis penerbit surat berharga Harus sesuai dengan prinsip syariah. Namun, penerbit yang non-syariah juga bisa menerbitkan sukuk asalkan proses penerbitannya sesuai syariah. Tidak dibatasi
Sifat Instrumen Sertifikat bukti kepemilikan atas suatu aset Instrumen pernyataan utang
Penghasilan Imbalan, bagi hasil, margin Bunga, capital gain
Jangka waktu Pendek – Panjang Menengah – Panjang
Underlying Asset Perlu Tidak perlu
Pihak terkait Obligor, SPV, investor Trustee Obligor/issuer,investor
Basis investor Syariah dan konvensional Konvensional
Penggunaan dana Harus sesuai syariah Bebas
Perdagangan di pasar sekunder Penjualan atas kepemilikan aset yang menjadi dasar penerbitan Mencerminkan penjualan atas surat utang
Biaya Administratif Biaya administratif sama dengan obligasi konvensional, namun ada tambahan biaya untuk upah Dewan Syariah. Biaya administratif sama dengan sukuk, namun tanpa biaya untuk Dewan Syariah.
Pungutan OJK 0,05% dari nilai emisi atau maksimal Rp 150 juta 0,05% dari nilai emisi atau maksimal Rp 750 juta
Dokumentasi Perlu dokumentasi tambahan yang memaparkan transaksi pembiayaan syariah. Relatif lebih ringkas
Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment