Knowledge Base
743 views 0 comments

6 Tanda Ini Menunjukkan Bahwa Keluarga Anda Memiliki Kondisi Keuangan yang Sehat

by on 28/08/2017
 

Mengelola keuangan Keluarga adalah sebuah softskill yang harus Sobat ACKS pelajari dan latih dengan baik.

Ketika bicara mengatur keuangan Keluarga, banyak orang yang merasa mampu melakukan hal tersebut, tapi pada kenyataannya tidak semua orang memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan keluarga. Hal tersebut terbukti dengan banyak orang yang baru gajian hanya dalam waktu 2 minggu uang gaji yang dimiliki sudah habis.

Mengelola keuangan Keluarga adalah sebuah softskill yang harus Sobat ACKS pelajari dan latih dengan baik, karena kemampuan mengelola keuangan ini tidak Sobat ACKS pelajari ketika bersekolah dulu. Seiring berjalannya waktu ketika sudah Sobat ACKS pelajari dan latih secara terus menerus, maka akan menjadi sebuah kebiasaan yang baik.

Pengaturan keuangan menjadi salah satu kunci mencapai kesuksesan dalam berumah tangga. Oleh sebab itu, sudah sewajarnya apabila sebuah keluarga memiliki pengaturan keuangan secara rinci dan berkala. Adanya pengaturan keuangan bisa menciptakan kondisi keuangan yang sehat. Namun, ada kalanya di mana keuangan yang sudah diatur sedemikian rupa, namun tetap saja ada masalah yang terkait dengan pengeluaran tidak terduga.

6 Tanda Kondisi Keuangan Keluarga yang Sehat #PerencanaanKeluargaSyariah#ACKS Click To Tweet

Bisa jadi, itu merupakan pertanda keuangan Anda yang tidak sehat. Keuangan yang tidak sehat selalu bisa dirasakan oleh banyak pihak. Tidak terkecuali bagi mereka yang berpenghasilan besar.Tidak ada hubungannya penghasilan besar dengan “pandai” mengelola keuangan. Ada banyak kasus di dalam masyarakat yang muncul, semakin banyak uang yang didapatkan, semakin membuat orang kesulitan dalam mengaturnya.

Ini merupakan fakta yang tidak banyak diketahui. Semakin besar penghasilan yang Sobat ACKS peroleh, maka akan semakin besar pula pengeluaran yang Sobat ACKS ciptakan. Mengapa bisa begitu ? Karena gaya hidup sederhana berubah menjadi gaya hidup sosialita merupakan salah satu faktor penyebabnya.

Selain itu, adanya pola pikir kalau “sudah enak, saatnya enak-enakan” merupakan faktor lain yang mempengaruhi hal tersebut.

Belum banyak yang sadar, suatu saat Sobat ACKS pasti harus berhenti dari pekerjaan. Ketika usia Sobat ACKS sudah renta dan tidak lagi kuat menerima “tekanan” pekerjaan yang ada, maka mau tidak mau Sobat ACKS harus ke luar dari perusahaan dan memulai bisnis. Oleh karena kami dari tim akucintakeuangansyariah.com memberikan Enam tanda keuangan keluarga Sobat ACKS Memiliki Kondisi Keuangan yang Sehat

1. Tingkat Pengeluaran Tidak Melebihi Penghasilan Bulanan (Memiliki Cashflow positif)

Salah satu tanda kondisi keuangan Sobat ACKS dalam kondisi sehat ialah Sobat ACKS mengetahui secara pasti nilai penghasilan bersih setiap bulan yang Sobat ACKS miliki setelah dikurangi pajak penghasilan ; dikurangi tagihan hutang; listrik; air; uang iuran kebersihan lingkungan dan uang keamanan lingkungan rumah. Nilai bersih penghasilan yang masih tersisa ini sangat penting diketahui sebagai indicator utama apakah kondisi keuangan keluarga anda masih sehat atau tidak dan sebagai dasar menentukkan pengeluaran Sobat ACKS dalam ghal bersosialisasi dengan masyarakat,kawan ataupun keluarga.

2. Mampu Membuat Budget Pengeluaran dan Menerapkan

Salah satu tanda keuangan sehat bukan dilihat dari besarnya gaji seseorang, tapi bagaimana seseorang mengontrol keuangan. Memiliki gaji besar bukan berarti tidak mempunyai masalah guys, malah bisa jadi utangnya juga besar. Oleh karena itu Sobat ACKS perlu memiliki daftar pengeluaran selama sebulan agar diketahui mana pengeluaran yang terlalu besar atau pengeluaran  di luar budget sehingga perlu disiasati.

Dengan mencatat pengeluaran bulanan, Sobat ACKS dapat mengontrol pengeluaran agar tetap sesuai budget sehingga masih ada uang untuk ditabung dan diinvestasikan sehingga tidak hanya numpang lewat.

3. Adanya Pengalokasian Dana Darurat

Hidup di dunia tidak akan selamanya berjalan mulus. Adakalanya rintangan berupa kesusahan dan kesulitan yang akan dihadapi di depan. Inilah yang sudah seharusnya Sobat ACKS waspadai. Ketika Sobat ACKS mengalami kondisi darurat, dana darurat sudah siap Sobat ACKS pergunakan.

Ketika kondisi darurat menimpa, Sobat ACKS bisa bertahan hidup lebih lama dengan dana darurat. Bahkan, Sobat ACKS masih bisa memenuhi semua kebutuhan, meski sudah tidak memiliki penghasilan. Secara umum, kebutuhan dana darurat untuk keluarga kecil dengan 2 anak sebesar 12 kali kebutuhan hidup per bulan. Sebagai contoh Si fulan memiliki penghasilan perbulan sebesar Rp.5.000.000,- dan dana Kebutuhan hidup perbulan adalah Rp 4.000.000 maka kebutuhan dana darurat adalah 12 x kebutuhan hidup = Total Dana Darurat Yang Seharusnya tersimpan dalam buku tabungan dalam contoh diatas yaitu sebesar Rp.48.000.000 utnuk di alokasikan dana darurat.

Pertanyaan yang timbul Apa sajakah yang dikategorikan dengan “kejadian darurat”? Berikut ini contoh kejadian-kejadian yang boleh dikategorikan sebagai kejadian darurat:

  1. Mengganti perlengkapan rumah tangga yang tiba-tiba rusak, misal furniture, pompa air, alat-alat elektronik dan lainnya.
  2. Memperbaiki kendaraan (mobil atau motor) yang tiba-tiba rusak.
  3. Perjalanan mendadak ke luar kota atau ke luar negeri.
  4. Membiayai keperluan anak yang sifatnya mendadak, seperti perjalanan bersama teman, karyawisata atau lainnya.
  5. Membiayai keperluan binatang peliharaan yang sifatnya mendadak, misal binatang peliharaan yang sakit atau perlu vaksinasi dan lainnya.
  6. Kebutuhan biaya karena sakit dan biaya pengobatan yang tidak bisa ditunda.
  7. Terjadi kecelakaan di jalan raya.
  8. Terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) atau kehilangan pekerjaan.
  9. Terjadi kematian anggota keluarga.
  10. Biaya-biaya lainnya yang tidak terencana.

4. Adanya Pengalokasian Dana Untuk Investasi

Investasi sangat penting bagi setiap orang yang telah memiliki penghasilan. Investasi ini perlu dilakukan untuk membiayai kebutuhan Sobat ACKS di masa yang akan datang. Apakah untuk membiayai pendidikan si kecil atau kebutuhan lainnya.

Salah satu tanda keuangan Sobat ACKS berada dalam kondisi sehat ialah Sobat ACKS mengetahui secara pasti kebutuhan apa saja yang akan Sobat ACKS penuhi dengan investasi tersebut. Selain itu, Sobat ACKS telah mengetahui besaran nilai investasi yang perlu Sobat ACKS  sisihkan setiap bulannya untuk di alokasikan dalam bentuk investasi baik itu dalam bentuk Logam Mulia,Saham,Deposito ataupun reksadana syariah.

Ingat investasi ini di luar iuran atau premi bulanan untuk asuransi kesehatan, jaminan kecelakaan dan lain sebagainya. Selain itu, Sobat ACKS mengetahui besaran bagi hasil investasi tersebut sehingga Sobat ACKS dapat menghitung berapa jumlah pendapatan yang akan Sobat ACKS peroleh dalam bentuk investasi tersebut.

5. Tingkat Rasio Utang Rendah

Utang itu paling enak pas awal meminjam, namun sulit saat waktu membayar. Inilah mengapa utang sebisa mungkin Sobat ACKS hindari apalagi hutang konsumtif bukan hutang untuk kegiatan usaha (utang Produktif).

Oleh karena itu Sobat ACKS perlu selalu menjaga rasio utang terhadap pendapatan dengan selalu memeriksa keuangan Sobat ACKS. Pastikan rasio utang tidak lebih besar dari 50 persen dari pendapatan bulanan Sobat ACKS. Jika lebih besar, maka Sobat ACKS harus bersiap siap untuk berusaha mencari sumber pendapatan tambahan atau Sobat ACKS dapat mengurangi jumlah pengeluaran bersosialisasi dengan masyarakat agar Sobat ACKS dapat segera melunasi hutang untuk dapat memenuhi kebutuhan lainnya dimasa mendatang seperti kebutuhan sekolah anak.

Apabila Tidak maka keuangan Sobat ACKS akan terganggu apabila memaksakan diri “melupakan” utang dan mendahulukan keinginan berosialisasi di dunia masyarakat.

Lebih baik, di dalam keluarga hanya memiliki satu jenis cicilan saja. Hal ini akan meminimalisir terjadinya gangguan pada keuangan Anda.Selain itu, aliran dana pemasukan akan lebih bisa di-manage secara mudah dikarenakan tidak banyak utang yang menjerat Sobat ACKS.

6. Total Harta Bersih Dalam 10 tahun Sebesar 3 kali dari Penghasilan 1 tahun

Seperti yang diungkap oleh beberapa pakar keuangan, normalnya dalam 10 tahun ke depan, katagori keluarga dengan kondisi keuangan yang sehat memiliki memiliki kekayaan 3 kali lipat dari total pendapatan tahunan.

Apabila penghasilan bulanan Sobat ACKS adalah 1Rp 10 Juta /bulan maka total pendapatan tahunan Sobat ACKS adalah Rp 120 Juta , maka dalam 10 tahun ke depan, keluarga Anda harus sudah memiliki harta senilai Rp 360 Juta yang diperoleh dari 3 X Rp 120 Juta.

Apabila kekayaan bersih Anda masih surplus, Anda boleh merasa lega, namun sebaliknya jika hasilnya negatif. Anda juga harus mulai untuk memperhatikan kondisi keuangan Anda lebih serius lagi dengan membuat perubahan perencanaan keuangan baru. Kondisi keuangan yang sehat merupakan kebutuhan. Ketika keuangan Anda sehat, maka Anda akan siap menghadapi situasi seburuk apa pun. Meski tidak memiliki penghasilan, kondisi keuangan tetap tidak terganggu.

 

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment