Bank Syariah
579 views

6 Keuntungan Meminjam Dana di Bank Syariah

by on 04/09/2017
 

Saat ini, memiliki bisnis pribadi sudah bukan lagi menjadi hal asing. Bahkan, banyak anak muda mengharapkan bisa memiliki bisnis mereka sendiri.

Harapan agar tidak perlu lagi bekerja di kantor dari pagi sampai malam dan menunggu gaji turun setiap bulannya, membuatmu menjadi bos di pekerjaanmu sendiri. Kurang nikmat apa lagi?

Sayangnya, mimpi untuk memiliki bisnis sendiri seringkali berhenti karena tidak cukup modal untuk mewujudkannya. Keterbatasan modal kerap membuat calon pengusaha patah arang sebelum waktunya. Padahal sebenarnya, ada banyak sekali cara untuk mendapatkan modal yang kamu butuhkan. Salah satunya dengan mengajukkan pinjaman di bank yang berbasiskan syariah yang memiliki peran sebagai kreditur yang memberikan kredit usaha bahkan bagi pengusaha kecil,Tanpa besutan riba, membuat pinjaman syariah baik di kota Jakarta dan di kota lainnya turut dilirik oleh berbagai kalangan. Dalam pemenuhan kebutuhan skala besar maupun kecil sama-sama dapat ditunjang oleh Bank syariah.

6 Keuntungan Meminjam Dana di Bank Syariah #BankSyariah#BebasRiba Click To Tweet

Bagi mereka yang sangat memperhatikan prinsip-prinsip ajaran agama, mereka pastinya akan lebih tertarik untuk meminjam dana di bank jenis ini. Karena bagaimanapun juga, konsep yang diterapkan dalam bank ini dianggap bisa memberikan ketenangan karena sesuai dengan ajaran syariat islam.

Meskipun tujuan diantara bank konvesnional dan bank syariat ada kesamaan, tapi bank berbasis syariah tetap memperhatikan unsur-unsur yang memang dilarang agama diantaranya adalah perniagaan barang yang haram, bunga, spekulasi, dan juga penuh dengan manipulasi.Hingga membuat nasabah dari Bank berskala syariah ini turut berkembang pesat dan semakin banyak. Jadi jika anda hawatir dengan menggunakan bank konvensional, menggunakan bank syariah bisa menjadi alternatif yang tepat bagi anda. Berikut ini beberapa keuntungan meminjam dana di bank yang berbasis ayariah berikut ini :

1.Sistem Bagi Hasil

Sistem ini tentu tidak didasarkan pada perhitungan suku bunga, melainkan sistem yang disebut bagi hasil, nisbah atau revenue sharing dimana peminjam membagi hasil usahanya dengan bank. Jadi, tidak ada perhitungan bunga dalam sistem ini, sehingga dalam berbagai hal cukup meringankan terutama bagi pemilik usaha kecil.

2. Berdasarkan Kesepakatan Masing-masing

Masih terkait sistem bagi hasil, dalam pinjaman syariah, jumlah bagi hasil ini bukan secara kaku ditetapkan oleh pihak bank, melainkan bisa berdasarkan kesepakatan yang dibuat secara resmi antar kedua belah pihak (nasabah peminjam dan bank).

3. Sistem Penyerahan Modal Secara Tunai

Bentuk pinjaman modal usah syariah tidak pernah bersifat hutang, melainkan langsung berupa uang tunai. Kalaupun bukan uang tunai, bentuknya biasanya berupa barang berharga yang langsung bisa dinyatakan nilainya.

4. Zakat Hasil Usaha Terpotong Secara Otomatis

Setiap bulannya telah terpotong secara otomatis, yakni zakat mal 2.5%. Sehingga pemilik tabungan tak perlu mengurus lagi.

5. Jaringan Bank Syariah Tersebar Luas

Telah tersebar luas, sehingga pemohon dapat membuka rekening dengan mudah dan cepat.

6. Banyak produk yang ditawarkan

Meskipun bank ini sangat memperhatikan dasar-dasar hukum islam, bukan berarti produk yang ditawarkan juga terbatas. Banyak produk yang ditawarkan oleh bank yang berbasis hukum islam baik itu untuk keperluan pinjaman, bagi hasil, jual beli, jasa, dan juga sewa. Dengan demikian, anda bisa menggunakan produk yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Setelah membaca paparan di atas, tentu kita akan mengetahui hikmah yang sangat besar saat melakukan peminjaman uang melalui bank syariah, jangan sampai terjadi riba dan jangan sampai tergantung oleh renternir (lintah darat). Jika Anda merasa terbantu oleh sifat transaksi bank syariah, tidak ada salahnya Anda mencoba mengambil pinjaman modal usaha syariah melalui bank syariah.

 

Be the first to comment!
 
Leave a reply »

 

You must log in to post a comment